Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Video Game Kristiani Picu Perdebatan

Video Game Kristiani Picu Perdebatan


- detikInet

Dallas - Video game bernuansa Kristiani jadi perdebatan di kalangan pemerhati video game Amerika. Banyak kritik yang menganggapnya sebagai pelecehan agama, sementara pembuatnya berkata lain."Left Behind: Eternal Forces", adalah game strategi untuk Personal Computer (PC) yang mengadopsi isi buku Kristen berjudul "Left Behind" karya Tim LaHaye dan Jerry Jenkins. Game tersebut memiliki rating "teen" yang artinya ditujukan untuk kalangan remaja.Game tersebut berlatar suasana kota New York setelah jutaan umat Kristen dikirim ke surga. Para pemain ditugaskan merekrut dan menggembleng pasukan yang akan berperang melawan pasukan anti kristus dan para pengikutnya yang Kelompok Advokasi "Campaign to Defend the Constitution" yang mengawasi aktivitas keagamaan sayap kanan berpendapat, game tersebut menghina penganut agama Kristen. Kelompok ini mengeluarkan surat permohonan kepada jaringan pusat perbelanjaan Wal-Mart Inc., untuk menarik peredaran game ini dari tokonya.Banyak kritik yang menyebut game ini sebagai video game kekerasan yang menggambarkan bahwa para penganut agama Kristen ingin mengajak orang lain masuk agamanya, atau membunuh mereka yang memiliki perbedaan ideologi.Pihak pembuat game menampik kritikan tersebut. "Kenyataannya adalah game kami menggambarkan seorang yang taat beribadah dan tidak ada pembunuhan atas nama Tuhan," ujar Troy Lyndon, CEO Left Behind Games Inc, seperti dikutip detikINET, Rabu (13/12/2006) dari Reuters."Pembunuhan jelas ada karena ini adalah video game, tetapi dasar game ini adalah kedamaian rohani," imbuhnya.Amerika memiliki sekitar 60 juta penginjil, sehingga ada potensi pasar yang besar untuk barang-barang konsumer bertema Kristiani. (lni/nks)





Hide Ads