Baterai Laptop Ditarik, Sejumlah Konsumen Pilih Ganti Merek
- detikInet
Jakarta -
Penarikan baterai yang dilakukan sejumlah produsen laptop belum lama ini, ternyata berdampak cukup besar terhadap keputusan konsumen untuk menjatuhkan pilihannya pada merek laptop tertentu.Berdasarkan riset yang telah dilakukan IDC baru-baru ini, ternyata banyak dari pengguna laptop yang ingin beralih ke merek lain yang tidak terkena imbas penarikan baterai. Seperti diketahui penarikan baterai laptop disebabkan kerusakan komponen pada baterai, yang menimbulkan panas berlebih (overheat) dan laptop meledak.Seperti dilansir Techweb dan dikutip detikINET, Jumat (01/12/06), tercatat sekitar 85 persen responden mengaku tidak berpengaruh atas penarikan baterai atas keputusan mereka dalam membeli sebuah laptop sehingga mereka tidak ingin beralih ke merek lain.Sedangkan 15 persen sisanya yang terdiri dari pembeli korporasi dan pelanggan perorangan, mengaku penarikan tersebut mempengaruhi mereka dalam memilih merek laptop tertentu.Riset tersebut dilakukan dengan melibatkan sekitar 700 lebih responden. Mereka terdiri dari 500 responden pembeli korporasi dan lebih dari 200 pelanggan perorangan. Analis IDC menambahkan, dampak penarikan ini juga cukup berpengaruh terhadap pangsa pasar produsen tersebut, terutama di segmen korporat yang mempunyai pembeli laptop yang sangat besar.Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, beberapa produsen laptop diantaranya Dell. Apple, Lenovo, Fujitsu, Panasonic, dan Sony telah melakukan penarikan baterai di laptop mereka dalam jumlah yang besar. Hal tersebut terkait masalah overheat pada baterai yang bahkan dapat menyebabkan laptop meledak.
(nks/nks)