Laptop Dell Latitude C600 Meledak di Inggris
- detikInet
Inggris -
Insiden laptop keluaran Dell kembali muncul ke permukaan. Seperti dipaparkan pemiliknya, laptop yang sedang digunakan untuk me-reload game itu tiba-tiba meledak dan mengeluarkan percikan seperti kembang api. Duar...!!Insiden itu dialami oleh keluarga Allen yang beranggotakan Shaun Allen (39), Lyndsey (29), Nicholas (12), Joshua (10), Sophie (6) dan Jacob (2) asal Hinckley, Inggris.Dipaparkan Shaun, laptop Dell Latitude C600 yang meledak itu sementara ditinggal keluarga Allen saat melakukan re-load game yang ingin dimainkan Nicholas."Tadinya komputer sempat bermasalah, saya membantu Nicholas me-reload game dan mencolokkan listrik untuk melakukan pengisian baterai. Sesudah itu, saya dan anggota keluarga yang lain kembali bersantai keluar rumah sambil menunggu," paparnya seperti yang dikutip detikINET dari harian Mercury, Senin (04/09/2006).Lebih lanjut diceritakan, saat Shaun kembali mengecek keadaan laptop yang diletakkan di atas meja tersebut, tiba-tiba laptopnya meledak."Ada enam sel baterai didalamnya, dan semuanya meledak dan memercikkan api seperti kembang api ke atap rumah," paparnya. "Mereka terpantul kembali ke bawah dan membakar karpet rumah," tandasnya.Kejadian itu, menurut Shaun, cukup membuat seluruh keluarganya trauma.Bukan Karena Sel Baterai SonyDituturkan Shaun, insiden tersebut terjadi satu minggu sebelum Dell menarik 4,1 juta unit baterainya, dari beberapa seri laptop yang terindikasi terbundel dengan baterai bermasalah keluaran Sony Energy Tech.Walau dipercaya sel baterai Sony merupakan penyebab utama terjadinya berbagai insiden peledakkan, Shaun mengatakan Dell Latitude C600 miliknya itu tidak terbundel dengan baterai yang bermasalah keluaran Sony.Pasalnya, Shaun mengaku tidak membeli laptop itu dari toko resmi Dell, melainkan dari toko komputer tak bernama di kota Coventry. Ia membelinya kurang dari satu tahun yang lalu seharga 500 Poundsterling, dibundel dengan baterai non-resmi dari vendor pihak ketiga.Setelah melaporkan kejadian dan melakukan klaim garansi ke pihak Dell, diakui Shaun, Dell menggantikan laptopnya secara utuh 31 Agustus 2006 lalu. Dan seorang penyidik diturunkan untuk meneliti sebab musabab terjadinya ledakan dahsyat itu. (amz)
(ketepi/)