Samsung Masih Rajai Pasar HP Dunia, Tapi...

Samsung Masih Rajai Pasar HP Dunia, Tapi...

ADVERTISEMENT

Samsung Masih Rajai Pasar HP Dunia, Tapi...

Virgina Maulita Putri - detikInet
Rabu, 18 Jan 2023 20:36 WIB
Unboxing Samsung Galaxy Z Flip 4
Samsung Masih Rajai Pasar Ponsel Dunia, Tapi... Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta -

Firma analis pasar Canalys baru saja merilis laporan terkait kondisi pasar ponsel dunia sepanjang tahun 2022. Samsung masih menjadi raja pasar ponsel global, tapi kondisi pasarnya sendiri sedang tidak baik.

Menurut laporan Canalys, Apple menguasai pasar ponsel global pada kuartal keempat tahun 2022 dengan pangsa pasar 25%. Seperti tahun-tahun sebelumnya, dominasi Apple didorong oleh penjualan iPhone generasi terbaru yang meluncur pada kuartal sebelumnya.

Sementara itu Samsung berada di posisi kedua dengan 20%. Diikuti oleh Xiaomi di peringkat ketiga dengan 11%, Oppo dengan pangsa pasar 10%, dan Vivo 8%.

Jika dibandingkan dengan kuartal keempat tahun 2021, pangsa pasar Apple tumbuh 2%, sedangkan Samsung dan Oppo naik 1%. Pangsa pasar Vivo tetap sama, dan Oppo turun 2% karena beragam tantangan di India.

Pasar ponsel global 2022Pasar ponsel global 2022 Foto: Canalys

Untuk keseluruhan tahun 2022, Samsung masih berada di posisi terdepan dengan pangsa pasar 22%, diikuti oleh Apple di posisi kedua dengan 19%. Peringkat lima besar juga diisi oleh Xiaomi dengan 13% serta Oppo dan Vivo yang sama-sama memiliki pangsa pasar 9%.

Jika dibandingkan dengan pangsa pasar pada tahun 2021, Samsung dan Apple sama-sama mencatatkan kenaikan 2%. Sementara itu Oppo kehilangan 2%, sedangkan Xiaomi dan Vivo turun 1%.

Pasar ponsel global 2022Pasar ponsel global 2022 Foto: Canalys

Meski Samsung dan Apple mencatatkan kenaikan pangsa pasar, laporan Canalys menunjukkan tren pengapalan ponsel yang negatif. Pada Q4 2022, pengapalan ponsel global turun 17%, sedangkan pengapalan sepanjang tahun turun 11%.

"Vendor smartphone mengalami kesulitan di tengah lingkungan ekonomi makro yang sulit sepanjang tahun 2022. Q4 menandai performa tahunan dan Q4 terburuk dalam satu dekade," kata Research Analyst Canalys Runar Bjørhovde, seperti dikutip dari blog Canalys, Rabu (18/1/2023).

Bjørhovde menambahkan performa pada Q4 2022 sangat kontras jika dibandingkan dengan Q4 2021, di mana industri ponsel mengalami lonjakan permintaan dan lebih sedikit masalah supply chain.

Untuk tahun 2023, Canalys meramal pasar ponsel akan mengalami pertumbuhan yang datar hingga marjinal. Vendor sepertinya akan mendekati pasar dengan lebih hati-hati, memprioritaskan profitabilitas dan melindungi pangsa pasar, serta berhemat untuk beradaptasi dengan realita pasar yang baru.



Simak Video "Hands-on: Galaxy S23 Series 5G yang Ramah Lingkungan"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/rns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT