Mark Zuckerberg Pamer Prototipe Headset VR untuk Metaverse

Mark Zuckerberg Pamer Prototipe Headset VR untuk Metaverse

Virgina Maulita Putri - detikInet
Rabu, 22 Jun 2022 10:45 WIB
Mark Zuckerberg Pamerkan Prototipe Headset VR Meta
Mark Zuckerberg Pamerkan Prototipe Headset VR Meta untuk Metaverse Foto: Meta
Jakarta -

Mark Zuckerberg memamerkan beberapa prototipe headset virtual reality (VR) garapan Meta. Headset VR ini akan menjadi senjata Meta dan Zuckerberg untuk mewujudkan metaverse.

Menurut Zuckerberg, tujuan akhir Meta dalam mengembangkan headset VR adalah menciptakan perangkat yang bisa lolos 'visual Turing Test', di mana dunia virtual semakin tidak bisa dibedakan dengan dunia nyata.

"Saya pikir kita sekarang berada di tengah langkah besar menuju realisme. Saya pikir tidak lama lagi sampai kita bisa menciptakan adegan dengan ketelitian yang pada dasarnya sempurna," kata Zuckerberg, seperti dikutip dari The Verge, Selasa (21/6/2022).

Zuckerberg menekankan komitmen Meta untuk meluncurkan headset VR high-end yang diberi kode Project Cambria pada tahun 2022. Cambria tidak hanya mendukung VR tapi juga mixed reality berkat kamera resolusi tinggi yang bisa menampilkan feed video di layar internal.

Setelah meluncurkan Cambria, Meta berencana meluncurkan dua varian headset VR. Varian pertama adalah untuk konsumen umum, seperti headset Quest 2 yang tersedia saat ini, dan varian kedua yang membawa teknologi terbaru untuk kebutuhan kaum profesional.

Dalam paparannya bersama Chief Scientist Reality Labs Michael Abrash, Zuckerberg memamerkan lima prototipe headset VR yang dikembangkan Meta. Pertama ada Butterscotch yang bisa menyamai kualitas retina mata manusia.

Mark Zuckerberg Pamerkan Prototipe Headset VR MetaMark Zuckerberg Pamerkan Prototipe Headset VR Meta Foto: Meta

Headset VR ini menawarkan resolusi 2,5 kali lebih tinggi dibandingkan Quest 2 sehingga memungkinkan pengguna membaca bagian bawah grafik Snellen untuk tes mata. Zuckerberg mengatakan Butterscotch menawarkan 55 pixel per field-of-view degree.

Kedua ada prototipe bernama Starburst yang desainnya jauh lebih besar dan tidak praktis untuk dipasang di kepala. Headset ini menghasilkan pencahayaan HDR dengan tingkat kecerahan sampai 20.000 nits.

Selanjutnya ada Holocake 2 yang dirancang sebagai headset VR yang langsing dan ringan. Headset ini mengandalkan lensa holografik yang lebih datar ketimbang lensa melengkung yang dipakai di Quest 2.

Meta juga memamerkan prototipe lain yang disebut Half Dome, yang menggunakan lensa varifokal yang dapat membantu mata pengguna untuk fokus lebih baik di VR, sehingga mata jadi lebih nyaman dan penglihatan jadi lebih jelas.

Terakhir ada prototipe bernama Mirror Lake yang lebih mirip seperti kacamata ski ketimbang perangkat VR. Headset ini menggabungkan kemampuan optik tipis dari Holocake 2, kemampuan HDR dari Starburst, dan resolusi tinggi Butterscotch.

Mirror Lake juga akan memiliki display eksternal yang bisa menampilkan mata dan ekspresi wajah pengguna di layar. Meta, lewat Reality Labs, sebenarnya pernah memamerkan prototipe teknologi ini tahun lalu, tapi sepertinya mereka masih membutuhkan beberapa tahun untuk mewujudkannya.

[Gambas:Youtube]



(vmp/fyk)