Qualcomm Putar Otak Akuisisi ARM Pasca Kegagalan Nvidia

ADVERTISEMENT

Qualcomm Putar Otak Akuisisi ARM Pasca Kegagalan Nvidia

Anggoro Suryo - detikInet
Senin, 06 Jun 2022 14:20 WIB
ARMv9 jadi arsitektur terbaru ARM setelah ARMv8 dirilis pada 2011
Foto: Dok. ARM
Jakarta -

Setelah gagal diakuisisi Nvidia, SoftBank masih mencari cara untuk melepas ARM, dan Qualcomm adalah calon pembeli utamanya.

Namun Qualcomm tak akan terang-terangan mengakuisisi ARM. Terutama setelah rencana akuisisi ARM oleh Nvidia dijegal oleh regulator di berbagai negara, demikian dikutip detikINET dari GSM Arena, Senin (6/6/2022).

Jadi akuisisi langsung jelas bukan pilihan, Qualcomm sepertinya akan menggunakan taktik berbeda. Yaitu menggunakan konsorsium perusahaan yang masing-masing akan mendapat sebagian kecil dari saham ARM.

"Anda akan membutuhkan banyak perusahaan untuk berpartisipasi jadi mereka akan mempunyai efek yang membuat ARM menjadi independen," ujar CEO Qualcomm Cristiano Amon.

Sebelumnya, Qualcomm adalah salah satu perusahaan yang sangat keras menentang akuisisi ARM oleh Nvidia. Argumen mereka saat itu adalah ARM merupakan perusahaan teknologi yang sangat krusial bagi banyak perusahaan lain.

Jika sampai ARM dimiliki oleh salah satu pembuat chip, maka hal itu akan berdampak buruk pada kompetitornya. Namun jika sahamnya dimiliki oleh banyak perusahaan, barulah dampak buruk itu bisa dihilangkan.

Belum terungkap siapa saja perusahaan yang akan terlibat dalam konsorsium tersebut. Namun CEO Intel Pat Gelsinger sebelumnya sudah pernah menyinggung kalau Intel akan ikut mendukung konsorsium semacam itu.

Gelsinger bertemu dengan bos Samsung Lee Jae-yong, yang kabarnya membicarakan kerja sama seperti itu. Park Jung-ho, co-CEO SK Hynix -- pembuat chip asal Korea -- juga pernah menyebut pembentukan konsorsium.

Namun di sisi lain, SoftBank saat ini juga merencanakan untuk menjual ARM ke publik, alias melakukan initial public offering (IPO), namun mereka tetap memegang saham kontrol di ARM.



Simak Video "Nvidia Pamerkan Model AI, Ubah Lusinan 2D Jadi Adegan 3D"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fyk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT