Intel Ikut Rilis GPU Diskrit, Siap Lawan Nvidia dan AMD

Intel Ikut Rilis GPU Diskrit, Siap Lawan Nvidia dan AMD

ADVERTISEMENT

Intel Ikut Rilis GPU Diskrit, Siap Lawan Nvidia dan AMD

Virgina Maulita Putri - detikInet
Rabu, 25 Mei 2022 21:41 WIB
Intel Arc
Ikut Rilis GPU Diskrit, Intel Siap Saingan dengan Nvidia dan AMD Foto: Dok. Intel
Jakarta -

Pada bulan Maret lalu, Intel merilis GPU diskrit pertamanya yaitu Intel Arc 3 seri A yang ditujukan untuk laptop ultra portabel. Meski masih seumur jagung, Intel mengaku siap bersaing dengan pemain lama seperti Nvidia dan AMD.

Director of Consumer Sales Asia Pacific Intel Cekiel Danielson mengatakan kiprah Intel di pasar GPU diskrit sangat terbantu oleh fondasi mereka sebagai produsen GPU terintegrasi seperti Intel Xe.

"Ini adalah tahun pertama kami memasuki pasar ini, dan kami memiliki roadmap yang kuat untuk tiga generasi GPU diskrit selanjutnya dan kami berharap bisa sangat kompetitif ke depannya dengan Nvidia dan AMD," kata Danielson, saat ditemui sesuai peluncuran Intel Core generasi ke-12 di Jakarta, Rabu (25/5/2022).

Intel Arc 3 sendiri merupakan varian GPU diskrit paling rendah yang ditawarkan oleh Intel. Kartu grafis ini tentu tidak akan menjadi pesaing langsung seri RTX 3000 yang merupakan kartu grafis flagship dari Nvidia.

Intel sebenarnya telah menyiapkan varian Arc 5 dan Arc 7 yang dikhususkan untuk laptop gaming dan akan diluncurkan pada musim panas tahun ini. Tapi Danielson mengakui GPU khusus gaming ini mungkin performanya belum bisa setara dengan GPU high-end yang ada di pasaran.

"Kemudian tahun depan kita akan melihat lebih banyak versi dari kartu grafis Arc yang akan lebih kompetitif di segmen tersebut," kata Danielson.

Bicara soal kompetisi, Intel juga memiliki kompetitor baru di pasar prosesor yaitu Apple. Dulunya merupakan salah satu mitra terbesar Intel, Apple kini memiliki prosesornya sendiri untuk perangkat Mac yaitu lini M1.

Danielson menyambut baik persaingan dari Apple karena menurutnya kompetisi akan membantu Intel untuk mengembangkan produk yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan penggunanya. Ia juga yakin prosesor Intel Core generasi ke-12 bisa mengalahkan Apple Silicon.

"Jika melihat diagram benchmark, kami mengungguli M1 Max dan kami mengungguli prosesor terbaru yang ditawarkan oleh pesaing lainnya," kata Danielson.

"Dan kami memiliki prosesor mobile terkencang di dunia, dengan 12900K. Jadi kompetisi itu bagus untuk semuanya. Saya pikir itu membuat kita bekerja lebih keras," pungkasnya.



Simak Video "Komisi I DPR RI Sayangkan WNI Jadi Agen Intel Asing di Kaltara"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT