Samsung Disebut Bakal Pangkas Produksi Ponsel, Ini Sebabnya

Samsung Disebut Bakal Pangkas Produksi Ponsel, Ini Sebabnya

Anggoro Suryo - detikInet
Minggu, 29 Mei 2022 10:10 WIB
A man walks behind a logo of Samsung Electronics at the companys headquarters in Seoul April 30, 2010.  REUTERS/Jo Yong-Hak/File Photo
Foto: Reuters
Jakarta -

Samsung disebut bakal memangkas jumlah produksi ponselnya selama 2022, dari 310 juta unit menjadi 280 juta unit.

Meski jumlah ponsel yang diproduksi bakal tetap sangat banyak, penurunan tersebut -- jika benar -- cukup signifikan. Langkah ini dinilai karena adanya tren di mana pabrikan ponsel bersiap untuk kondisi yang memburuk, sebelumnya nantinya membaik.

Samsung sebelumnya disebutkan menargetkan produksi 300 juta unit ponsel 2022, angka yang belum pernah tercapai sejak 2017. Namun kondisi ekonomi global yang belum membaik selama pandemi ini tampaknya membuat mereka mengurungkan target tersebut, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Sabtu (28/5/2022).

Penurunan produksi ponsel ini disebut SamMobile bakal terjadi di semua lini ponsel Samsung, dari seri bawah sampai flagship. Langkah menurunkan produksi ponsel murah saat kondisi ekonomi memburuk mungkin terlihat sebagai langkah yang aneh.

Pasalnya, jika kondisi ekonomi memburuk, seharusnya orang-orang akan memilih untuk membeli ponsel yang harganya lebih murah, bukan? Namun tentu ada juga kemungkinan di mana orang-orang memilih untuk menahan diri dengan tak memperbarui ponselnya.

Misalnya, pengguna ponsel low end yang tak membeli ponsel baru sampai benar-benar perlu, karena ponselnya rusak atau karena alasan lain. Begitu pula untuk pengguna ponsel flagship, yang dari segi performa sebenarnya masih sangat mumpuni untuk dipakai selama setidaknya dua tahun.

Kondisi saat ini memang dinilai tak terlalu baik. Dengan pandemi yang belum berakhir, juga invasi Rusia ke Ukraina yang membuat banyak perusahaan menyetop bisnisnya di Rusia, termasuk Samsung yang sudah menyetop pengapalan produknya ke Negeri Beruang Merah tersebut.

Begitu juga Apple, rival Samsung, yang memperkirakan kalau penjualan produknya selama 2022 akan stagnan alias tak tumbuh. Hal tersebut dibuktikan dengan rencana mereka untuk tak menaikkan jumlah produksi perangkatnya selama 2022.

Bahkan ada juga lini produk yang diturunkan jumlah produksinya. Misalnya iPhone SE yang produksinya dipangkas 20%.



Simak Video "Ambisi Samsung dan Oppo Saingi Chipset Apple"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fyk)