5 Fakta BlackBerry 5G Mati Sebelum Dilahirkan

5 Fakta BlackBerry 5G Mati Sebelum Dilahirkan

Fino Yurio Kristo - detikInet
Minggu, 13 Feb 2022 17:30 WIB
BlackBerry
5 Fakta BlackBerry 5G Mati Sebelum Dilahirkan. BlackBerry. Foto: Pocket-lint
Jakarta -

Ponsel BlackBerry versi baru dengan konektivitas 5G digadang-gadang akan muncul, namun kabarnya sudah layu sebelum berkembang. Proyeknya sudah dihentikan. Berikut beberapa fakta menarik soal BlackBerry 5G ini, dihimpun detikINET dari berbagai sumber:

1. Dibuat OnwardMobility, Startup Asal Amerika Serikat

Pada Februari 2021, diumumkan bahwa startup Onward Mobility yang berbasis di Texas, Amerika Serikat, menggandeng Foxconn untuk meluncurkan BlackBerry versi anyar dengan 5G.

"Onward Mobility berharap keberuntungan yang lebih baik melalui kemitraannya dengan FIH Mobile, perpanjangan tangan produsen ponsel Android Foxconn. Mereka bersama-sama mengembangkan ponsel model baru yang akan dijual di bawah merek BlackBerry, menampilkan qwerty keyboard khas BlackBerry serta konektivitas 5G," tulis laporan Nikkei Asia.

2. Mengusung Konsep Nostalgia

BlackBerry versi baru itu akan tetap mengusung keyboard fisik yang jadi keunggulan di masa silam. CEO Onward Mobility Peter Franklin berpikir bahwa keyboard fisik akan mendukung aspek produktivitas, dan tujuan jangka panjangnya, pada akhirnya adalah mulai membuat ponsel BlackBerry di wilayah AS.

Dan sama seperti ponsel BlackBerry klasik di masa kejayaannya, ponsel ini akan menawarkan perlindungan terhadap kebocoran data dan ancaman cyber, sesuai dengan reputasi BlackBerry di sektor keamanan.

3. BlackBerry 5G Rencananya Edar di Seluruh Dunia

Onward Mobility rencananya akan meluncurkan flagship BlackBerry 5G ini di wilayah Amerika Utara dan Eropa terlebih dahulu, baru kemudian menyusul ke pasar Asia. Artinya, area pemasarannya di seluruh dunia.

"Kami saat ini sedang dalam pembicaraan dengan pelanggan dan operator di seluruh dunia, memetakan jalur untuk distribusi ponsel andalan bermerek BlackBerry yang juga akan menampilkan hardware kamera top-of-the-line," ujar sang CEO.

4. Peluncuran Terus Tertunda

Ponsel baru BlackBerry dilaporkan akan dirilis tahun 2021 silam. Akan tetapi sampai 2021 sudah hampir berakhir, sama sekali belum ada tanda-tanda kehadirannya sehingga menjadi misteri.

Meski target rilis meleset, Onward Mobility sempat memberi kabar awal tahun ini yang mengatakan kalau proyek HP BlackBerry-nya belum mati. Mereka mengaku menghadapi beberapa isu sehingga tak bisa meluncurkan ponselnya pada tahun 2021, tapi berharap bisa memberikan kabar terbaru segera.

5. BlackBerry 5G Mati Sebelum Lahir

Kini tampaknya situasinya sudah berubah. CrackBerry melaporkan bahwa beberapa sumber sudah memastikan bahwa Onward Mobility dan HP BlackBerry 5G impiannya sudah mati, seperti dikutip dari The Verge.

Android Police kemudian menambahkan bahwa lisensi penggunaan nama BlackBerry yang dipegang oleh Onward Mobility baru saja dibatalkan, dan CEO BlackBerry John Chen enggan melihat nama BlackBerry digunakan di ponsel lain. Masalah supply chain juga semakin memperburuk keadaan.



Simak Video "BlackBerry Jual Paten Ponselnya Rp 8,6 Triliun, Ini Faktanya..."
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/agt)