Qualcomm dan Microsoft Garap Chip Spesial untuk Kacamata AR

CES 2022

Qualcomm dan Microsoft Garap Chip Spesial untuk Kacamata AR

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Sabtu, 08 Jan 2022 08:46 WIB
Qualcomm x Microsoft
Foto: Dok. Microsoft
Jakarta -

Qualcomm dan Microsoft tampaknya tak ingin ketinggalan mengkuti tren metaverse, dan mereka menggarap chip khusus untuk kacamata augmented reality (AR).

Bagi Qualcomm dan Microsoft, hardware yang bagus adalah kunci penting untuk meningkatkan adopsi teknologi baru. Hal inilah yang menjadi dasar kerja sama mereka untuk menggarap chip untuk kacamata AR.

Chip yang digarap keduanya ini bakal dipakai di kacamata pintar ringan dan hemat energi yang akan dirilis pada ekosistem produk Microsoft. Pengumumannya dilakukan dalam keynote Qualcomm di CES 2022, di mana kedua perusahaan itu mengaku ingin mengakselerasi adopsi solusi mixed reality, baik untuk kelas consumer dan juga enterprise.

Rencana lainnya adalah dengan mengintegrasikan platform AR milik kedua perusahaan tersebut. Yaitu Microsoft Mesh dan Snapdragon Spaces XR Developer Platform.

"Kolaborasi ini memperlihatkan langkah selanjutnya dari kedua perusahaan yang sama-sama berkomitmen pada XR dan metaverse. Kami sangat tak sabar untuk bekerja bersama Microsoft untuk berekspansi dan meningkatkan adopsi hardware dan software AR di berbagai industri," ujar Hugo Swart, VP dan GM XR di Qualcomm.

Di ranah metaverse, Microsoft mengaku tengah mengusahakan sesuatu yang lebih praktis dan nyata dari konsep metaverse, dan mengajak Qualcomm untuk membantu pengembangan chip spesial untuk meningkatkan kemampuan hardwarenya. Namun mereka memang tak menyebutkan kapan chip ataupun kacamata pintar tersebut akan dirilis.

Sebelumnya, kedua perusahaan ini pun sudah beberapa kali punya kerja sama. Seperti Windows on Arm, lalu chip Snapdragon khusus untuk Surface Pro X, dan Snapdragon 850 yang dipakai di HoloLens 2, yang merupakan headset mixed reality.

Menurut Cristiano Amon, CEO Qualcomm, saat ini ada lebih dari 200 konsumen di kelas enterprise sudah mengadopsi laptop berbasis Snapdragon, demikian dikutip detikINET dari Techspot.



Simak Video "Penjelasan Kominfo soal Tren Metaverse di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/afr)