China Lockdown, Pabrik Manufaktur Chip Samsung Kurangi Produksi

China Lockdown, Pabrik Manufaktur Chip Samsung Kurangi Produksi

Josina - detikInet
Jumat, 31 Des 2021 15:13 WIB
A man walks behind a logo of Samsung Electronics at the companys headquarters in Seoul April 30, 2010.  REUTERS/Jo Yong-Hak/File Photo
Foto: Reuters
Jakarta -

Jumlah kasus virus Corona (COVID-19) dengan gejala di wilayah China dilaporkan terus melonjak selama empat hari berturut-turut.

Penyebabnya, wabah baru Corona yang terdeteksi di Kota Xi'an semakin meluas dengan 175 kasus tercatat dalam 24 jam terakhir. Akibatnya lockdown pun kembali diberlakukan.

Demikian dampak dari lockdown tersebut membuat Samsung Electronics mengurangi produksi chipnya di wilayah tersebut.

Melalui siaran pers, Samsung mengatakan bahwa mereka telah memutuskan untuk sementara menyesuaikan operasi di pabrik chip di kota. Lebih lanjut Samsung juga mengatakan bahwa keputusan tersebut dibuat untuk melindungi kesehatan dan keselamatan karyawan dan mitra kerjanya yang menjadi prioritas utama.

Langkah-langkah yang diperlukan juga akan diambil untuk memastikan bahwa konsumen tidak terpengaruh, termasuk memanfaatkan jaringan manufaktur global Samsung.

"Karena lockdown, ada kesulitan dalam perjalanan dan logistik karyawan sehingga penyesuaian operasi tidak dapat dihindari. Ketika lockdown dicabut, operasi akan dinormalisasi," kata seorang pejabat perusahaan kepada Korea Herald sebagaimana dikutip detikINET dari Gizmochina, Jumat (31/12/2021).

Pabrik Xi'an adalah satu-satunya pabrik chip memori Samsung di luar negeri dan telah beroperasi sejak 2014. Sekitar 40% chip flash NAND perusahaan berasal dari sana.

Sementara itu, pabrik baterai kendaraan listrik Samsung SDI di China tampaknya tidak terpengaruh oleh lockdown. Petinggi Samsung mengatakan bahwa saat ini masih dalam kondisi operasi normal.



Simak Video "4 HP Baru Samsung yang Dipasarkan di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)