Pegawai Apple Mau Mogok Kerja di Malam Natal

Pegawai Apple Mau Mogok Kerja di Malam Natal

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Jumat, 24 Des 2021 15:13 WIB
SINGAPORE, SINGAPORE - SEPTEMBER 24: People try out newly released products at the Apple Store in Orchard Road on September 24, 2021 in Singapore. Apple announced September 14 the release of four variants of its latest iPhone 13, alongside other upgrades to its product lineup. (Photo by Feline Lim/Getty Images)
Foto: Feline Lim/Getty Images
Jakarta -

Apple Together, serikat pekerja korporat dan ritel Apple, berencana melakukan mogok kerja pada Malam Natal 2021. Apa yang diprotes?

Serikat pekerja itu bakal melakukan aksi mogok kerja untuk memprotes kondisi dan lingkungan pekerjaan yang menurut mereka tak memadai. Mereka pun, lewat akun Twitternya, meminta para konsumen untuk tak belanja di toko Apple pada 24 Desember 2021.

"Kami layak mendapat lingkungan pekerjaan yang bisa menghargai kami. Kami juga layak mendapat bayaran saat sedang sakit. Kami layak mendapat perlindungan sebagai pekerja garis depan. Kami layak mendapat asuransi kesehatan yang layak," tulis Apple Together dalam kicauannya.

"Tuntut Apple agar menjunjung tinggi citranya dengan dompet anda. Jangan berbelanja di toko. Jangan berbelanja secara online," tambah mereka.

Belakangan ini Apple sering dirundung masalah dengan pegawainya. Termasuk bermacam kasus pelecehan seksual dan bermacam masalah di lingkungan kerjanya, demikian dikutip detikINET dari Cnet, Jumat (24/12/2021).

Salah satunya adalah yang dikeluhkan oleh Cher Scarlett, yang jadi pentolan aksi protes #AppleToo. Scarlett sebelumnya bekerja sebagai software engineer sebelum akhirnya mengundurkan diri dari Apple.

Ia berulang kali mengeluhkan pelecehan seksual dan masalah rasisme namun tak diperhatikan oleh manajemen Apple, sampai akhirnya ia mengundurkan diri pada November lalu.

Pada Juli 2021 lalu, sejumlah pegawai Apple pun menulis sebuah petisi yang meminta Apple memberikan fleksibilitas lokasi kerja, yang terkait dengan rencana Apple -- saat itu -- yang meminta para pegawainya untuk mulai kembali bekerja dari kantor.

Namun kini Apple akhirnya menunda rencana tersebut sampai batas waktu yang belum ditentukan, yaitu terkait penyebaran varian COVID-19 baru Omicron, yang belakangan mulai menyebar luas.



Simak Video "Curhat Brisia Jodie Ngaku Dapat Pelecehan Seksual dari Kru TV"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)