Samsung Pamer Flex OLED, Layar yang Bisa Digulung

Samsung Pamer Flex OLED, Layar yang Bisa Digulung

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Kamis, 25 Nov 2021 06:46 WIB
Samsung Flex OLED
Foto: Dok. Samsung
Jakarta -

Samsung sudah cukup lama menggarap layar gulung dan geser, dan kini mereka memamerkan layar baru itu lewat microsite di situs resminya.

Laman tersebut bakal menjadi platform untuk Samsung dalam memamerkan pengembangan teknologi terbarunya dan bakal menjadi tempat pengumuman untuk masa depan panel OLED.

Meski saat ini Galaxy Z Fold masih jadi ponsel andalan Samsung, namun ke depannya mungkin Samsung bakal punya ponsel dengan teknologi layar yang lebih futuristis, yaitu layar ponsel yang bisa digulung, yaitu menggunakan layar 'Flex OLED' yang dipamerkan di laman itu.

Flex OLED bisa dibuat karena menggunakan lapisan ultra-thin glass (UTG), yang membuat ponsel (atau tablet) bisa memakai layar yang bisa digeser (slide) atau tepatnya digulung, sama seperti yang dilakukan Oppo pada ponsel konsep bernama Oppo X 2021.

Yaitu ponsel dengan layar yang bisa digulung ke belakang saat dipakai dalam bentuk ponsel pada umumnya, dan layarnya bisa ditarik agar terbuka sehingga menyerupai tablet.

Sebenarnya hal ini membuat ponsel menjadi lebih tebal. Namun dengan teknologi terbaru di mana lengkungan layarnya bisa lebih kecil (1,4R), maka ponsel bisa dibuat lebih tipis.

Samsung Flex OLEDSamsung Flex OLED Foto: Dok. Samsung

"Lengkungan 1,4R yang sangat kecil dari Samsung Flex OLED membuat lengkungan yang lebih tajam, untuk desain ponsel yang lebih ringkas dan akurat," jelas Samsung.

Memang, Samsung tak menyebutkan kalau mereka akan menggarap ponsel dengan desain seperti ini. Namun karena Samsung sudah mempunyai layar dengan teknologi seperti ini, seharusnya mereka bisa saja menambah portfolio ponsel seri Z-nya.

Terutama pada Mei 2021 lalu Samsung sudah menadftarkan paten nama 'Z Roll' di European Union Intellectual Property Office'. Dalam laman pendaftaran itu, Z Roll disebut bakal mendukung S-Pen layarnya Z Fold 3.



Simak Video "Samsung: Kontribusi Ponsel 5G di Indonesia Sudah Capai 16%"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/afr)