Samsung Smart TV Kini Paham Perintah Bahasa Indonesia

Samsung Smart TV Kini Paham Perintah Bahasa Indonesia

Adi Fida Rahman - detikInet
Sabtu, 02 Okt 2021 15:10 WIB
Samsung TV
Smart TV Samsung kini mendukung Google Assistant. Foto: Samsung
Jakarta -

Melengkapi Bixby yang sudah ada sebelumnya, Samsung Electronics Indonesia melengkapi jajaran Smart TV keluaran 2021 dengan Google Assistant. Menariknya, pengguna dalam menyampaikan perintah suara dalam Bahasa Indonesia.

Jajaran televisi yang mendapatkan fitur Google Assistant meliputi lini Neo QLED 8K TV, Neo QLED 4K TV, QLED 4K TV, Lifestyle TV dan Crystal UHD. Tidak hanya pada TV premium, Google Voice Assistant juga dapat dinikmati pada lini terbaru Samsung yaitu Super Smart 4K.

"Dibandingkan mengetikkan hal yang ingin dicari, menggunakan perintah suara adalah cara yang lebih smart dan cepat untuk mengontrol TV, mengakses konten favorit, hingga mencari jawaban berbagai pertanyaan secara real-time. Dengan hadirnya Google Voice Assistant di Samsung Smart TV, kami memberikan pilihan asisten baru bagi para pemilik Samsung TV di Tanah Air, sekaligus kemudahan dalam memberikan perintah dalam Bahasa Indonesia," jelasFomalhaut Sundamen, Head of TV Product Marketing, Samsung Electronics Indonesia.

Dengan Google Voice Assistant, pengguna dapat menyampaikan perintah-perintah dalam Bahasa Indonesia untuk mengontrol TV, mencari video atau film tertentu di YouTube, meminta rekomendasi konten, menanyakan agenda di Google Calendar, dan banyak lagi.

Cukup tekan tombol mikrofon di remote TV dan ucapkan "Putar video yoga di YouTube" untuk memulai pagi dengan olahraga, "Bagaimana cuaca hari ini?" atau "Apa agenda saya hari ini?" untuk menyusun jadwal hari itu, hingga "Putar film action terbaru" untuk rehat seusai kerja.

"Menikmati hiburan seperti mencari rekomendasi konten dan musik, hingga tetap produktif di rumah dengan mengecek berita terbaru ataupun mengakses layanan Google lain seperti Calendar, semua menjadi lebih praktis," pungkas Fomalhaut.



Simak Video "Samsung: Kontribusi Ponsel 5G di Indonesia Sudah Capai 16%"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/afr)