Windows 10 Akhirnya Dukung Bluetooth AAC

Windows 10 Akhirnya Dukung Bluetooth AAC

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Selasa, 04 Mei 2021 17:46 WIB
NEW YORK, NY - MAY 2: The Microsoft logo is illuminated on a wall during a Microsoft launch event to introduce the new Microsoft Surface laptop and Windows 10 S operating system, May 2, 2017 in New York City. The Windows 10 S operating system is geared toward the education market and is Microsofts answer to Googles Chrome OS. (Photo by Drew Angerer/Getty Images)
Foto: Drew Angerer/Getty Images
Jakarta -

Codec Advanced Audio Coding (AAC) memang sudah ada sejak lama, namun hanya Apple yang memanfaatkan codec ini di perangkat buatannya. Kini, Microsoft pun mendukung penggunaan Bluetooth dengan codec AAC di Windows 10.

Saat ini, semua AirPods menggunakan codec AAC, namun karena tak banyak developer yang mendukung penggunaan codec ini, perangkat AirPods seperti terbatas penggunaannya di ekosistem Apple saja.

Contohnya saat AirPods (versi mana pun, termasuk yang Pro) dihubungkan ke Windows 10, maka codec yang dipakai adalah SBC, yang bitrate-nya lebih rendah dari AAC. Pasalnya Windows 10 saat ini memang hanya mendukung SBC dan AptX milik Qualcomm.

Namun kini akhirnya Microsoft menghadirkan dukungan terhadap AAC, yang muncul di Windows 10 Insider Preview Build 21370, yang difokuskan untuk meningkatkan kualitas dan pengalaman pengguna terhadap penggunaan Bluetooth audio.

Tak cuma dukungan codec AAC, Microsoft juga mendesain ulang tampilan antarmuka untuk pengaturan audio, yaitu lewat 'unified audio endpoint'. Saat ini, tampilan pengaturan audio di taskbar Windows 10 tampaknya masih terlalu rumit.

Nah, di pembaruan tersebut, Microsoft menyederhanakan tampilan pengaturan tersebut, seperti mengurangi jumlah opsi yang ditampilkan serta otomatis melakukan perpindahan perangkat audio jika diperlukan.

Ke depannya Microsoft pun bakal memperbarui menu Start dan icon File Explorer. Selain itu, Microsoft Store pun sedang didesain ulang untuk dihadirkan di pembaruan Windows besar yang selanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, jumlah pengguna aktif Windows 10 per akhir April lalu sudah tembus 1,3 miliar. Pertumbuhan yang cukup signifikan itu salah satunya disebabkan oleh pandemi COVID-19.

Selama pandemi, lebih banyak orang membeli PC karena mereka membutuhkan perangkat untuk bekerja dan belajar dari jarak jauh alias secara remote.

Pencapaian ini tentu menggembirakan bagi Microsoft, terutama tim Windows 10. Pasalnya, mereka butuh waktu lama untuk menembus angka 1 miliar pengguna. Bahkan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai target itu ngaret 2 tahun dari target awal.



Simak Video "Microsoft Berniat Caplok Aplikasi Discord "
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)