Jepang Pertegas Sistem Penilaian Video Game
- detikInet
Jakarta -
Jepang mempertegas sistem rating (penilaian) untuk video gamenya. Melalui organisasi penilaian video game dan software komputer, CERO, Jepang akan memasukkan kategori baru sistem penilaian yaitu 'Adult Only'.Setidaknya begitu yang dipaparkan salah satu situs konsumen di Jepang Dengeki Online. CERO (Computer Entertainment Rating Organization) Jepang sedianya akan memasukkan kategori 'Adult Only' untuk video game grafis atau video game berunsur porno dan kekerasan.Upaya untuk 'menyaring' konten game tertentu ini disinyalir untuk menghindari kontroversi terkait penilaian dan penjualan video game porno, 'keras' atau grafis kepada anak-anak di bawah umur.Di Amerika Serikat dan Eropa sendiri, kontroversi ini masih terus berlanjut dan belum mencapai titik pencerahan. Sasaran utama yang dibidik adalah video game "Grand Theft Auto".Sekedar mengingatkan, game ini sebelumnya pernah digugat terkait konten esek-esek yang terselubung di dalamnya. Game ini pun sudah di evaluasi ulang. Game tersebut dilarang dijual ke kalangan bocah ingusan.Sistem penilaian baru tersebut, menurut Dengeki Online, akan diimplementasikan mulai 1 Maret 2006 di Jepang. Akan ada empat sistem penilaian berlabelkan A sampai D dan satu sistem penilaian tambahan berlabel Z.Berturut-turut, keempat kategori A-D itu adalah Cero All untuk semua umur, Cero 12 untuk umur 12 tahun ke atas, Cero 15 untuk umur 15 tahun ke atas, dan kategori D untuk 17 tahun ke atas (masih belum ada penyesuaian). Sedangkan kategori Z adalah game-game yang bisa dimainkan oleh konsumen berusia 18 ke atas. Kategori ini nantinya akan diatur oleh pemerintah.Demikian dilansir detikINET dari gamesindustry Rabu (22/02/2006). (dwn)
(ien/)