Ini Dia HP Pertama di Dunia: DynaTAC 8000X

Ini Dia HP Pertama di Dunia: DynaTAC 8000X

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sabtu, 07 Nov 2020 06:45 WIB
DynaTAC 8000X
DynaTAC 8000X. Foto: istimewa
Jakarta -

HP atau ponsel yang saat ini merupakan hal biasa, digunakan oleh semua lapisan masyarakat, tentu ada awalnya. HP pertama atau nenek moyang dari segala HP yang beredar saat ini pertama kali keluar pada 37 tahun yang lalu, yaitu DynaTAC 8000X besutan Motorola.

Motorola sudah lama memproduksi telepon mobile tapi khusus untuk mobil. Mereka pun mulai meriset bagaimana membuat telepon portabel yang bisa dibawa sehingga praktis untuk digunakan sebagai perangkat telekomunikasi.

Sosok yang disebut sebagai bapak ponsel, yang berjasa menelurkan perangkat itu adalah Martin Cooper. Tahun 1970, Martin menjabat sebagai manajer umum Motorola's Communications Systems Division. Bersama timnya, dia mengembangkan ponsel pertama yang kelak dinamakan sebagai Motorola DynaTAC.

Martin pula yang mendapatkan kehormatan melakukan panggilan telepon pertama via ponsel, yang terjadi pada tahun 1973, saat itu masih berupa perangkat prototipe.

Seri pertamanya adalah DynaTAC 8000X, ponsel pioner yang dikomersialkan pada awal tahun 1983. Teknologinya memang masih sederhana dan cukup berat ditenteng, apalagi jika dibandingkan ponsel zaman sekarang. Kemampuan ponsel ini sebatas untuk menelepon. Baterainya bisa digunakan untuk menelepon selama 1 jam dan memorinya hanya dapat menyimpan 30 nomor kontak.

Untuk mengisi baterai HP pertama itu sampai penuh, dibutuhkan waktu 10 jam. DynaTAC 8000X juga dibekali dengan layar kecil untuk menampilkan nomor telepon yang ingin dihubungi.

Harganya? Selangit, tembus USD 3.995 (Rp 57 juta). Wajar saja kala itu, perangkat ponsel merupakan teknologi yang benar-benar baru. Hanya kalangan berduit saja yang dapat memakainya.

Seri DynaTac dijual Motorola sampai tahun 1994 dan cukup sukses di pasaran. Ponsel ini dianggap sebagai sebuah terobosan besar dan membuka jalan bagi perkembangan industri perangkat genggam masa depan.

Mengingat masa-masa itu, Martin Cooper merasa bangga. Dia juga tidak pernah mengira bahwa ponsel akan menjadi jauh lebih canggih daripada perangkat yang ia lahirkan itu.

"Ketika pertama kali membuatnya, tidak ada sirkuit skala besar terintegrasi. Tidak ada kamera digital. Tidak ada komputer personal, tentunya tidak ada internet. Jadi bagaimana bisa dibayangkan dalam masa hidupku akan ada puluhan juta transistor di ponsel? Juga bisa melakukan segalanya dengan kekuatan komputasi," katanya.

"Semuanya memang terjadi secara bertahap, jadi mungkin tidak ada momen kejutan, tapi tetap saja aku merasa kagum," cetus sang pembuat HP pertama, seperti dikutip detikINET dari The Verge, Sabtu (7/11/2020).



Simak Video "Nggak Baik! Ini Risiko Main Ponsel Sambil BAB"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)