Komitmen Google Gunakan Bahan Daur Ulang Untuk Produknya

Komitmen Google Gunakan Bahan Daur Ulang Untuk Produknya

Josina - detikInet
Selasa, 27 Okt 2020 22:36 WIB
FILE PHOTO: An illuminated Google logo is seen inside an office building in Zurich September 5, 2018. REUTERS/Arnd WIegmann/File Photo
Komitmen Google Gunakan Bahan Daur Ulang Untuk Produknya (Foto: Arnd WIegmann/Reuters)
Jakarta -

Pada tahun lalu, Google pernah berjanji untuk tahun 2022 mereka akan membuat produk-produk buatan Google dengan menggunakan bahan daur ulang. Mulai dari Pixel, Pixelbooks, speaker Google Home, perangkat Nest dan aksesoris seperti casing ponsel dan tempat pengisian baterai.

Hari ini, Google Sustainability Systems Architect David Bourne mengatakan perusahaan mereka telah mencapai salah satu tujuannya lebih cepat dari waktu yang ditargetkan Google. Semua produk Pixel dan Nest terbaru saat ini sudah dirancang dengan bahan daur ulang seperti botol plastik.

Meski demikian tak secara keseluruhan produk akan terbuat dari bahan daur ulang, namun setidaknya ada bagian-bagian yang dibuat dari bahan tersebut.

Seperti bagian casing belakang Pixel 5 telah dibuat dengan 100% bahan alumunium daur ulang dan Nest Audio terdiri dari 70% plastik yang didaur ulang, dengan penutup kain ramah lingkungan yang diperkenalkan pada perangkat Nest Mini tahun lalu. Pada Termostat Nest terbaru, pelat dekorasi bagian yang menempel ke dinding) terbuat dari plastik daur ulang pasca-konsumen.

"Fokus Google dalam memasukkan bahan daur ulang ke dalam desain perangkat keras tidak hanya mendukung komitmen keberlanjutan kami, tetapi juga memungkinkan mitra rantai pasokan kami untuk berinvestasi dan mengembangkan jenis bahan ini dengan percaya diri sehingga industri elektronik konsumen yang lebih luas dapat menggunakannya juga," kata Bourne dalam sebuah pernyataan.

Google mengatakan pada bulan September lalu akan menjalankan operasinya untuk bebas dari karbon di tahun 2030 dan telah membeli cukup banyak penyeimbangan karbon untuk membatalkan emisi karbondioksida perusahaan sejarak didirikan pada tahun 1998.

Mereka mengatakan akan terus mempertahankan semua pengiriman perangkat keras Made by Google ke dan dari pelanggan langsung 100 persen bebas karbon.

Selain itu, perusahaan mengatakan akan berkomitmen untuk menggunakan bahan daur ulang atau terbarukan setidaknya 50% dari semua plastik yang digunakan di semua produk perangkat kerasnya pada tahun 2025.

Juga pada tahun 2025, Google mengatakan akan membuat kemasan produknya 100% bebas plastik dan 100% dapat didaur ulang.

"Kami telah mengurangi penggunaan plastik dalam kemasan kami sejak 2016, tetapi kami memiliki banyak kerja keras ke depan untuk memenuhi tujuan baru ini. Perusahaan perlu menemukan alternatif, yang dapat didaur ulang. Material yang masih akan melindungi produknya," kata Bourne.

Google mengatakan sedang bekerja untuk mencapai sertifikasi nol limbah ke tempat pembuangan akhir di semua lokasi manufaktur perakitan akhir pada tahun 2022, yang berarti sebagian besar limbah dari operasi tersebut akan didaur ulang.



Simak Video "Hukuman Denda Rp 362 Miliar dari Turki untuk Google"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)