Untuk Kedua Kalinya
AS Gelar Uji Coba Paspor Elektronik
- detikInet
Jakarta -
Amerika Serikat akan melakukan uji coba paspor elektronik tahap kedua. Departemen Keamanan dalam Negeri Amerika Serikat (US Homeland Security) mengumumkan, uji coba tersebut akan berlangsung minggu depan.Paspor yang juga disebut e-passport ini, memuat data biometrik di dalamnya. Uji cobanya akan berlangsung di tiga bandara besar dunia. Selain di San Francisco International Airport, uji coba juga akan dilangsungkan di Changi Airport di Singapura dan Sydney Airport di Australia. CnetNews.com yang dikutip detikinet, Senin (16/1/2006) melansir, Uji coba akan dimulai Minggu (22/1/2006), dan berlanjut terus hingga 15 April, dengan bantuan pemerintah Australia, Selandia Baru dan Singapura."Uji coba ini merupakan kesempatan yang baik bagi kami untuk menggalang kerjasama dengan mitra internasional," kata Jim Williams, direktur program Homeland Security, US-VISIT. Para diplomat AS, Australia dan penduduk Selandia Baru dan petugas Singapore Airlines, adalah pihak-pihak yang sudah memegang e-passport. Mereka-mereka juga akan menjalani prosedur pemeriksaan di bandara internasional.Negara-negara yang akan mengeluarkan e-Passport ini, harus memenuhi standar yang dikeluarkan International Civil Aviation Organization.Sebelumnya, Homeland Security telah melangsungkan uji coba di Los Angeles International Airport dan Sydney Airport. Dari uji coba tahap pertama itu, diketahui perlu adanya uji coba tahap lanjut. (nks)
(ketepi/)