Google Pixel 5 Tak Pakai CPU Flagship?

Google Pixel 5 Tak Pakai CPU Flagship?

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Rabu, 20 Mei 2020 15:17 WIB
NEW YORK, NY - OCTOBER 15: The new Google Stadia gaming system controller is displayed during a Google launch event on October 15, 2019 in New York City. Googles Stadia game streaming service will launch on November 19th.  (Photo by Drew Angerer/Getty Images)
Google Pixel 4 dan 4 XL (Foto: Getty Images/Drew Angerer)
Jakarta -

Rumor terbaru mengenai Google Pixel 5 menyebutkan kalau ponsel terbaru Google itu tak akan menggunakan Snapdragon 865 sebagai otaknya.

Sebagai gantinya, Pixel 5 disebut akan memakai Snapdragon 765 yang bukanlah chip flagship Qualcomm. Berbeda dibanding Pixel generasi sebelumnya yang selalu memakai chip flagship dari Qualcomm, seperti Snapdragon 855, 845, dan seterusnya.

Rumor ini sejalan dengan rumor sebelumnya yang menyebut harga Pixel 5 bakal lebih murah dari Pixel 4. Jika itu benar, maka bukan tak mungkin Pixel 5 bakal seperti ponsel Google sebelum Pixel, yaitu Nexus, yang selalu dijual dengan harga lebih murah ketimbang ponsel flagship sekelasnya.

Namun bedanya, kalau Pixel 5 menggunakan Snapdragon 765, berbeda dibanding seru Nexus yang hampir selalu memakai chip terkencang di zamannya. Namun memang selama ini nilai jual utama Pixel bukan karena chipnya yang paling kencang, melainkan karena punya kemampuan kamera yang memukau dan pengalaman menggunakan Android yang murni.

Ditambah lagi, tampaknya akan banyak ponsel jagoan yang juga memakai Snapdragon 765, seperti Motorola Edge, Nokia 8.3, ataupun ponsel seperti OnePlus Z dan LG Velvet. Semua perangkat tersebut dijual dengan harga di atas perangkat menengah namun tetap lebih murah dibanding ponsel flagship.

Rumor penggunaan Snapdragon 765 untuk Pixel juga sebenarnya sudah lama. Namun saat itu rumornya menyebutkan kalau chip ini bakal dipakai di Pixel 4a, yang memang merupakan Pixel dengan harga terjangkau. Namun rumor anyar ini menyebutkan kalau chip itu bakal dipakai di Pixel 5 yang merupakan seri flagship Google.

Biaya tentunya menjadi alasan utama para pabrikan tersebut urung memakai Snapdragon 865. Tak cuma itu, keberadaan modem 5G yang terintegrasi di Snapdragon 865 pun diduga jadi faktor tambahan.

Keberadaan modem 5G tersebut disebut bakal membuat ponsel bakal terus mencari koneksi 5G di sekitarnya. Alhasil ponsel akan semakin besar (karena membutuhkan baterai lebih besar) dan lebih panas karena ponsel akan terus mencari sinyal, demikian dikutip detikINET dari Techradar, Rabu (20/5/2020).

Karena itulah, Snapdragon 768G terlihat seperti pilihan yang lebih baik karena chip itu merupakan Snapdragon 765 versi kencang dan punya koneksi 5G namun lewat modem eksternal yang bisa terhubung ke jaringan 5G mmWave ataupun sub-6.



Simak Video "Rating TikTok Anjlok Gegara Ulah Kreator India"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)