Sabtu, 23 Nov 2019 15:24 WIB

Pengguna Keluhkan Chromecast Panas Dipakai Akses Google Stadia

Rachmatunnisa - detikInet
Google Chromecast. Foto: Internet Google Chromecast. Foto: Internet
Jakarta - Sejumlah gamer yang mengakses Google Stadia menggunakan dongle Chromecast Ultra mengeluhkan perangkat mereka mengalami crash dan overheat alias kepanasan setelah beberapa jam digunakan.

Stadia yang baru dirilis Selasa (19/11), disebut-sebut sebagai Netflix-nya video game. Platform ini menjanjikan pengalaman game on-demand tanpa memakan ruang penyimpanan konsol. Gamer bisa melakukan streaming dan memainkan video game lewat smartphone, web browser atau secara wireless lewat Chromecast.



Namun sepertinya, menjalankan video game dengan grafis super kompleks lewat koneksi super cepat tidak cocok untuk Chromecast yang ukurannya mini sebesar ibu jari. Alhasil, Chromecast tidak bisa meladeninya dengan baik.

"Saya sedang di tengah perkelahian saat memainkan Destiny 2. Lalu tiba-tiba Chromecast saya mati dan terputus dari internet. Saya pun harus mencabutnya dan Chromecast terasa sangat panas," tulis salah satu gamer lewat forum Reddit.

Pengalaman serupa dirasakan gamer lainnya. "Chromecast saya mengalami overheat sehingga mati dengan sendirinya. Ini dua kali terjadi," kata gamer tersebut.

Dikutip dari CNN Business, Google mengatakan akan dengan senang hati menerima masukan untuk memahami agar pengalaman gaming mereka bisa lebih baik. Namun dikatakan Google, dalam pengujian mereka sendiri, sejauh ini belum ditemukan masalah perangkat mati akibat panas berlebihan.

"Selama penggunaan normal, permukaan perangkat mungkin sedikit hangat saat disentuh. Hal ini berfungsi seperti yang sudah kami rancang. Menggunakan Chromecast Ultra untuk streaming game Stadia sebenarnya mirip dengan ketika menggunakannya untuk streaming acara TV dan film," kata Google.

Kehadiran Google Stadia membuat Google terjun langsung dalam persaingan cloud gaming. Sebelum kemunculan Google Stadia, sudah ada Sony dengan PlayStation Now-nya sejak 2014 dan menuai sukses. Namun sejumlah gamer masih banyak yang mengeluhkan game sering nge-lag.



Selain itu, ada perusahaan hardware gaming Nvidia dengan GeForce Now. Sementara itu, Microsoft mulai menguji cloud gamingnya secara publik bernama Project xCloud Oktober lalu dan berencana memboyongnya ke PC tahun depan. Amazon pun dikabarkan sedang mengembangkan layanan cloud gaming.

Simak Video "Napak Tilas Kisah Budaya hingga Kelestarian Bumi Lewat Google Earth"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/afr)