Minggu, 17 Nov 2019 09:15 WIB

Layar Lipat Ponsel Razr Reborn Tidak Awet? Ini Kata Motorola

Fino Yurio Kristo - detikInet
Motorola Razr layar lipat. Foto: Digital Trends Motorola Razr layar lipat. Foto: Digital Trends
Jakarta - Memakai layar lipat, Motorola Razr reborn telah diluncurkan. Mengingat layar lipat masih teknologi baru, sebagian orang bertanya tentang bagaimana keawetannya. Motorola pun memberikan jawaban.

Pertanyaan itu wajar mengingat Samsung dan Huawei pun mengalami cukup kesulitan dalam membuat ponsel layar lipat. Pemasaran Huawei Mate X beberapa kali tertunda, sementara Galaxy Fold juga sempat dibatalkan penjualannya karena ada masalah di desainnya.

Adapun Motorola mengklaim Razr sudah siap dan takkan mengalami masalah. "Kami tidak membawa Motorola Razr yang baru ke pasar sampai kami tahu sudah siap," sebut mereka, dikutip detikINET dari Phone Arena.


"Kami punya keyakinan tinggi terhadap ketangguhan display Flex View dan berdasarkan riset kami, akan bertahan seperti rata-rata sebuah smartphone. Kami mengakui ini teknologi baru dan berkomitmen terus mengembangkannya seiring evolusi industri," tambah mereka.

Ponsel ini mengusung layar OLED berukuran 6,2 inch di bagian dalam. Punya rasio 21:9 dengan resolusi 2.142 x 876 pixel.

Sementara di bagian depan juga terdapat layar OLED berukuran 2,7 inch. Motorola menyebutnya dengan nama Quick View, sebab fungsinya hanya untuk menampilkan notifikasi, mengontrol musik dan kamera.

Motorola bekerjasama dengan Google yang memungkinkan aplikasi beralih dengan mulus dari depan ke layar dalam. Mereka melapisi bagian layarnya dengan nano-coating agar tahan dari percikan air. Pun begitu Razr tidak mengantongi sertifikat IP yang menyatakan bahwa ponsel ini tahan air maupun debu.




Simak Video "Lenovo Ikutan Tren Ponsel Layar Lipat "
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fyk)