Jumat, 13 Sep 2019 10:55 WIB

Sambutan iPhone 11 Kurang Meriah di Asia, Kenapa?

Fino Yurio Kristo - detikInet
Halaman 1 dari 2
iPhone 11. Foto: Sina Mobile iPhone 11. Foto: Sina Mobile
FOKUS BERITA Apple Rilis iPhone 11
Jakarta - iPhone 11, iPhone 11 Pro dan iPhone 11 Pro Max telah diperkenalkan Apple dengan beragam fitur anyar dan penurunan harga. Akan tetapi, respons dari pasar Asia dinilai biasa-biasa saja.

Dikutip detikINET dari Reuters, iPhone 11 yang dijual USD 50 lebih murah dari iPhone XR kurang ditanggapi dengan meriah oleh user media sosial di pasar Asia yang didominasi oleh vendor semacam Huawei atau Samsung.

Menurunkan harga agaknya salah satu upaya Apple untuk menarik pembeli asal China, di mana penjualan iPhone belakangan melemah, salah satunya karena rasa patriotisme setelah Huawei dijegal pemerintah Amerika Serikat. Tapi hal itu dianggap belum cukup.




"Ponsel baru Apple sama sekali tidak memberikan kejutan. Perubahan nyata hanyalah kamera tambahan di model premium," kata Park Sung soon, analis di Cape Investments & Securities.

"Namun memang tampak menonjol bahwa Apple memangkas harga iPhone sekitar USD 50, yang merupakan hal langka bagi perusahaan itu. Mungkin ditujukan untuk menekan risiko akibat perang dagang Amerika Serikat dan China," tambahnya.

Tidak adanya dukungan 5G di iPhone terbaru menjadi kritik tersendiri. "Karena kita masih harus menunggu setahun untuk 5G, kenapa tidak beli saja Huawei," sebut salah satu netizen China di Weibo.

(ke halaman selanjutnya) (fyk/krs)
FOKUS BERITA Apple Rilis iPhone 11