Kamis, 15 Agu 2019 13:35 WIB

Huawei Bikin Aplikasi Peta Penantang Google Maps

Josina - detikInet
Ilustrasi Huawei. (Foto: Reuters) Ilustrasi Huawei. (Foto: Reuters)
Shenzhen - Beberapa brand smartphone menciptakan layanan peta onlinenya sendiri seperti Apple dengan Maps, Microsoft dengan Bing Maps dan Google dengan Google Mapsnya.

Kali ini Huawei kabarnya turut mengembangkan peta online buatan sendiri, yang akan dirilis pada bulan Oktober mendatang. Namanya 'Map Kit'.

Langkah Huawei ini sebagai antisipasi terhadap sanksi pemerintahan AS yang memasukkan mereka dalam daftar black list. Kekhawatiran tidak dapat lagi memakai Android yang berasal dari AS juga membuat Huawei telah merilis sistem operasinya sendiri bernama Harmony awal Agustus kemarin.


Perusahaan yang masuk dalam daftar hitam AS tidak bisa membeli baik perangkat keras atau lunak dari perusahaan asal AS tanpa izin pemerintah AS. Maka tak heran jika Huawei juga membuat fitur-fitur yang mirip dengan sistem operasi Android, salah satunya Map Kit ini.

Dilansir detikINET dari Gizmochina, Kamis (15/8/2019), Map Kit tidak akan tersedia secara langsung untuk konsumen melainkan secara khusus dirancang untuk pengembang agar dapat membuat aplikasi tertentu yang memanfaatkan kemampuan peta tersebut.


Layanan peta digital ini dikembangkan oleh Huawei bekerjasama dengan dua perusahaan. Ada Yandex, sebuah perusahaan asal Rusia serta Booking Holdings, situs khusus perjalanan yang berasal dari Amerika Serikat. Map Kit akan terhubung dengan layanan pemetaan lokal dan tersedia dalam 40 bahasa.

Map Kit juga akan menjangkau setidaknya 150 negara dan wilayah. Dalam proses pemetaan aplikasi Map Kit, Huawei akan memanfaatkan jaringan pemancar sinyal ponsel di beberapa negara.


"Untuk layanan fiturnya, Map Kit dapat memberikan informasi tekait kondisi lalu lintas secara real time, sistem navigasi dan juga memiliki dukungan berbasis Augmented Reality (AR)," ujar Zhang Pigan, Presiden Layanan Cloud Huawei Consumer Business Group seperti dilansir detikINET dari Gizmochina, Kamis (15/8/2019).

Dijelaskan juga, Map Kit akan hadir dengan perpaduan aplikasi lain, di antaranya Site Kit, Location Kit, dan Drive Kit.

Simak Video "Huawei Akui Tak Kena Dampak Signifikan Kebijakan AS soal Boikot China"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed