Selasa, 16 Jul 2019 16:51 WIB

Vivo Dukung Penuh Aturan IMEI, Layaknya TKDN

Adi Fida Rahman - detikInet
Vivo Indonesia mendukung penuh rencana pemerintah terkait aturan IMEI. (Foto: Adi Fida Rahman/detikINET) Vivo Indonesia mendukung penuh rencana pemerintah terkait aturan IMEI. (Foto: Adi Fida Rahman/detikINET)
FOKUS BERITA Aturan Validasi IMEI
Jakarta - Pemerintah tengah berusaha menjegal masukan ponsel black market ke Indonesia lewat aturan validasi International Mobile Equipment Identity (IMEI). Terkait rencana tersebut, Vivo mendukung tegas.

Hal tersebut disampaikan langsung Senior Brand Director PT Vivo Mobile Indonesia Edy Kusuma saat acara peluncuran ponsel terbaru Vivo S1 di Jakarta, Selasa (16/7/2019).




Edy mengatakan, pihaknya sedari dulu selalu menaati semua regulasi yang ditetapkan pemerintah. Dicontohkannya soal aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), Vivo sudah mematuhi hingga 30%, bahkan lebih, di semua lini produknya.

"Kita tidak ada masalah. Apa pun aturan dari pemerintah kami pasti ikut mendukung seperti TKDN," kata Edy.

Sejauh ini, pria berkacamata itu belum melihat akan seperti apa pengaruh aturan IMEI terhadap bisnis Vivo. Toh aturan itu sendiri memang masih dibahas pemerintah di level kementerian.




"Kita lihat perkembangannya akan seperti apa. Tapi apapun itu selama regulasi pemerintah akan kami patuhi," ucap Edy tegas.

Ditambahkannya, selama ini Vivo sendiri telah melakukan edukasi ke pelanggan terkait pentingnya membeli produk resmi agar mereka menghindari pembelian perangkat di black market.

"Kami mengedukasi konsumen agar lebih aware pada situasi. Saat ini Vivo sudah punya 80 service center yang tersebar di seluruh Indonesia. Kami pun punya pabrik di sini," pungkas Edy.


(afr/krs)
FOKUS BERITA Aturan Validasi IMEI

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed