Rabu, 12 Jun 2019 22:09 WIB

Komparasi Nilai iPhone XS dengan Galaxy S10 Saat Dijual Lagi

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: dok. Samsung Foto: dok. Samsung
Jakarta - Samsung Galaxy S10 merupakan ponsel flagship dengan harga tinggi. Tapi sebuah laporan menyebut nilai jual kembali ponsel pintar yang rilis pada bulan Maret 2019 itu malah susut cukup besar.

Berdasarkan laporan dari situs penjualan ponsel bekas BankMyCell, harga nilai jual kembali ketiga versi Galaxy S10 mengalami penyusutan nilai (depresiasi) hingga mencapai 50% dalam 30 hari. Menurut BankMyCell, ini merupakan salah satu penyusutan harga jual ponsel paling cepat sejak tahun 2017.




Dilansir detikINET dari CNET, Rabu (12/6/2019), rata-rata nilai jual Galaxy S10 bekas di semua varian kapasitas turun 42,7%, Galaxy S10+ turun 47%, dan Galaxy S10e turun hingga 50,2%.

Varian yang penurunannya paling drastis adalah Galaxy S10e versi 128GB bekas, yang harga barunya USD 750, turun menjadi USD 350 dalam 30 hari. Sedangkan Galaxy S10+ versi 1TB turun dari USD 1.600 menjadi hanya USD 750 saat akan dijual kembali oleh pengguna.

Ponsel flagship seperti iPhone muncul jadi pembanding dengan trio Galaxy S10. Disebutkan bahwa harga jual iPhone XR dan XS turun 42,4%, dengan catatan bahwa ponsel ini sudah diluncurkan sembilan bulan yang lalu.




"Pada dasar persentase depresiasi, lini Galaxy S10 kehilangan lebih banyak di bulan pertama (daripada) lini iPhone XS/XR dalam sembilan bulan," tulis BankMyCell dalam laporan tersebut, memberikan komparasinya.

iPhone XR 64GB yang dulunya dijual USD 749 kini dihargai USD 451 atau penurunan sekitar 39,8%. Sedangkan iPhone XS 64GB yang ketika diluncurkan dijual dengan harga USD 999 kini dihargai USD 566 atau turun 43,3%.


(vim/krs)