Selasa, 15 Jan 2019 15:42 WIB

Xiaomi Anggarkan Rp 20 Triliun demi AI dan IoT

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Lei Jun. Foto: Getty Images Lei Jun. Foto: Getty Images
Jakarta - Xiaomi berencana menginvestasikan lebih dari 10 miliar yuan atau sekitar Rp 20 triliun untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) selama lima tahun ke depan.

Hal ini diumumkan oleh founder sekaligus presiden Xiaomi Lei Jun, yang juga mengumbar strategi pertumbuhan Xiaomi dalam waktu dekat ini. Yaitu ponsel, AI, teknologi IoT dan berbagai penerapannya.

Selain itu, menurut Lei, bisnis ponsel Xiaomi akan terus berfokus pada inovasi dan kualitas, dan juga terus meningkatkan portfolio produknya.

Keputusan untuk menggelontorkan dana miliaran yuan ini muncul setelah Xiaomi menandatangani kerja sama dengan TCL, yang merupakan perusahaan pembuat perangkat elektronik rumah tangga, termasuk membeli sedikit saham TCL beberapa waktu lalu.


Kerja sama dan investasi tersebut seharusnya akan memperkuat bisnis perangkat elektronik rumah tangga Xiaomi dalam hal pasokan dan perakitan, terutama untuk perangkat seperti pendingin ruangan dan mesin cuci, demikian dikutip detikINET dari Xinhua, Selasa (15/1/2019).

Xiaomi, yang awalnya hanya membuat ponsel, kini menjadi salah satu perusahaan besar di bidang IoT. Pasalnya per November lalu mereka sudah menjual lebih dari 132 juta perangkat pintar di luar ponsel dan laptop. (asj/fyk)