Nikon Keluarkan Kamera Plus Wi-Fi
- detikInet
Jakarta -
Perkawinan dua teknologi kini makin mewabah. Pertautan teknologi telekomunikasi dengan fotografi sudah tampak lumrah dalam bentuk ponsel berkamera. Kini, bentuk pertautan fotografi dengan teknologi nirkabel muncul dalam wajah baru -- kamera digital plus Wi-Fi. Ini baru pertama di dunia, pemainnya adalah Nikon yang mengusung dua seri kamera ber-Wi-Fi terbarunya sekaligus.Coolpix P1 dan P2 adalah dua seri kamera digital besutan Nikon yang dilengkapi Wi-Fi (IEEE802.11b/g). Produk yang sempat dikenalkan beberapa waktu lalu, kini masuk pasaran. Kampanye pemasarannya sudah pasti mengunggulkan fitur Wi-Fi yang menyertai kamera ini. Fitur tersebut memungkinkan pengiriman gambar berlangsung secara nirkabel, baik ke komputer maupun printer berstandar PictBridge.Physorg.com yang dikutip detikinet, Minggu (4/9/2005) melansir, untuk mencetak foto secara nirkabel, diperlukan alat tambahan berupa Nikon Wireless Printer Adapter (PD-10). Komponen ini baru tersedia bulan Oktober dengan harga US$ 49,95. Sementara Coolpix P1 and P2 masuk pasar bulan ini dengan harga US$549,95 dan US$399,95. Pihak Nikon yakin, fitur Wi-Fi ini tidak hanya jadi kebutuhan kaum profesional atau bisnis saja. Tapi ke depannya, fitur ini diyakini akan makin populer di kalangan pengguna awam. Nantinya, Nikon masih akan mengeluarkan seri kamera lainnya yang dilengkapi Wi-Fi.Fasilitas transfer data secara cepat dan mudah menjadi salah satu fitur yang diunggulkan Nikon. Teknologi pentransferan gambar dikembangkan atas kerjasama FotoNation Inc. dan Microsoft. Tahun 2003, Nikon memperkenalkan Wireless Transmitter WT-1, yang ada di seri SLR D2H, yang memungkinkan pengiriman gambar secara nirkabel.Selanjutnya, tahun 2004 muncul Wireless Transmitter WT-2, dirancang untuk seri D2X. Teknologi ini menyertakan fitur keamanan tingkat lanjut dan kompatibilitas dengan ptorokol PTP/IP. Dan kini, tak tanggung-tanggung Nikon menyertakan dukungan Wireless LAN pada kameranya. Seiring dengan makin populernya Wi-Fi, ditambah makin banyaknya produk-produk yang kompatibel, berbagai layanan tambahan diyakini akan bermunculan. Gambar hasil bidikan kamera nantinya bisa ditransfer ke TV, perangkat pemutar DVD, bahkan transfer gambar antarkamera juga bukan sesuatu yang mustahil.
(ketepi/)