Senin, 26 Nov 2018 12:19 WIB

Bixby Bakal Bisa Dipakai untuk Jual Beli Saham

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Ilustrasi Bixby, asisten digital Samsung (Foto: Internet) Ilustrasi Bixby, asisten digital Samsung (Foto: Internet)
Jakarta - Samsung bakal membenamkan fitur tambahan ke Bixby, asisten digital buatannya, pada pertengahan pertama 2019 mendatang. Yaitu kemampuan untuk melakukan transaksi jual beli saham.

Bixby akan menggunakan metode pengenalan suara untuk menerima perintah penjualan dan pembelian saham tertentu dari pasar saham. Tak cuma itu, Bixby juga secara bersamaan bisa memberikan informasi tertentu mengenai kondisi keuangan dan kinerja perusahaan yang akan dibeli atau dijual sahamnya itu.

Informasi keuangan itu termasuk laporan keuangan terbaru, terutama soal jumlah pemasukan dan keuntungan, demikian dikutip detikINET dari Phone Arena, Senin (26/11/2018).

Belum jelas fitur ini akan tersedia di negara mana saja, begitu juga dengan jumlah biaya yang harus dibayarkan untuk menggunakan fitur anyar Bixby ini. Salah satu perusahaan yang ada di balik fitur anyar Bixby ini adalah sebuah startup teknologi finansial asal Korea Selatan bernama DeepSearch.




CEO DeepSearch Kim Jae-yun menyebut tujuan utama dari fitur ini adalah kemampuan Bixby untuk menganalisa sebuah perusahaan berdasarkan informasi finansial yang tersedia secara publik, dan kemudian memberikan saran investasi kepada penggunanya.

Saat ini, baru Bixby yang bisa mempunyai fitur lain, sementara asisten digital lain seperti Siri, Cortana, Google Assistant, dan Alexa belum mampu melakukan tugas-tugas tersebut.

Kemungkinan fitur baru Bixby ini akan dirilis bersamaan dengan Galaxy S10 dan ponsel lipat yang kemungkinan bernama Galaxy F, yang akan dirilis pada pertengahan pertama 2019 mendatang.


(asj/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed