Disodor pertanyaan itu, Head of Marketing HMD Indonesia Miranda Warokka tak langsung menjawab. Dia malah mengatakan untuk memasukkan ponsel Nokia ke Indonesia butuh proses yang tidak singkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Miranda Warokka, Head of Marketing HMD Indonesia Foto: Adi Fida Rahman/detikINET |
Lanjut Miranda mengatakan ketika pihaknya sudah siap untuk memenuhi atutan TKDN. Namun ada saja proses lain yang muncul dan harus pula dipenuhi. Akhirnya membuat keterlembatan ponselnya masuk ke Indonesia.
"Detailnya saya nggak tahu gimana. Tapi intinya ada proses ekspor impor dan sebagainya. Perlu diketahui kami kan sebenarnya bukan Nokia, kami HMD, pemegang lisensi. Jadi itu ada proses yang lebih panjang, nggak langsung ke Nokia," kata Miranda.
Dolar Melambung, Harga Naik?
Kendati kurs dolar tengah mentereng, HMD belum berencana menaikkan harga ponselnya. Mereka tetap menjual dengan harga yang telah ditetapkan saat peluncuran.
"Sementara ini masih oke-oke saja, karena toh harga yang kita tampilkan hari ini masih oke untuk berjuang di pasar. Kami mencoba untuk stay dengan komitmen yang kita sebutkan hari ini," pungkas Miranda.
Ini video Nokia Hadir dengan Layar Poni dan Harga yang Murah (afr/afr)
Miranda Warokka, Head of Marketing HMD Indonesia Foto: Adi Fida Rahman/detikINET