Senin, 04 Jun 2018 03:25 WIB

Samsung Tak Perlu Update Ponsel Lawas

Virgina Maulita Putri - detikInet
Ilustrasi Android. Foto: Reuters/Beck Diefenbach Ilustrasi Android. Foto: Reuters/Beck Diefenbach
Den Haag - Pengadilan Administrasi di Den Haag, Belanda, memutuskan bahwa Samsung tidak perlu menyediakan update untuk smartphone lawasnya.

Putusan ini merupakan hasil dari tuntutan Asosiasi Konsumen Belanda atau Consumentenbond kepada Samsung pada November 2016.

Kelompok advokasi konsumen ini menuntut Samsung untuk menjaga keamanan smartphone konsumen dengan menyediakan update Android selama 2 tahun setelah dibeli atau selama 4 tahun setelah smartphone tersebut diluncurkan, seperti dikutip detikINET dari ZDNet, Minggu (3/6/2018).



Namun, pekan lalu pengadilan memutuskan bahwa tuntutan Consumentenbond tidak dapat diterima karena organisasi tersebut berupaya untuk mempengaruhi kebijakan Samsung ke depannya.

Consumentenbond juga diminta oleh pengadilan untuk membuktikan bahwa ada ancaman keamanan ketika Samsung tidak merilis update. Namun, mereka mengatakan hal tersebut sulit dan tidak perlu untuk dibuktikan.

"Google mengklasifikan parahnya setiap kebocoran yang mereka temukan dan kemungkinan konsekuensinya. Consumentenbond tidak perlu melakukannya," kata pengacara Consumentenbond, Christiaan Alberdingk Thijm.

Google sendiri selalu merilis update keamanan secara reguler kepada vendor smartphone. Namun, semuanya tergantung kepada vendor apakah mereka perlu merilis update tersebut atau tidak ke perangkat buatannya.



Samsung sendiri saat ini merilis update keamanan setiap bulan dan setiap kuartal untuk produk-produknya. Samsung juga menawarkan update keamanan bulanan untuk konsumen enterprisenya hingga tiga tahun setelah diluncurkannya smartphone di pasar. (rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed