BERITA TERBARU
Jumat, 20 Apr 2018 17:22 WIB

Casing Ponselnya Dituding Berbahaya, Ini Tanggapan Xiaomi

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta - Xiaomi membantah hasil penelitian yang dilakukan Dewan Pengawas Konsumen Shenzhen di China, terkait dugaan casing smartphone hasil produksinya berbahaya bagi pengguna.

Dalam sebuah pernyataan yang dikutip detikINET dari South China Morning Post, Jumat (20/4/2018) Xiaomi mengungkapkan tidak ada standar nasional dan industri yang relevan untuk pelindung ponsel di Negeri Tirai Bambu.

Ia menambahkan standar Eropa yang dimaksudkan oleh Dewan Pengawas Konsumen Shenzen itu untuk peralatan makan dan peralatan makan untuk anak-anak yang tidak diterapkan pada casing ponsel.



Selama ini, kata Xiaomi, melakukan 15 indikator tes secara ketat dalam produksi agar memastikan kualitas produknya.

"Pelindung Xiaomi ini aman untuk digunakan konsumen," kata Xiaomi.

Sedangkan, casing Apple yang turut terseret sebagai produk berbahaya bagi manusia, belum menanggapi respon atas kasus tersebut.

China adalah pasar smartphone terbesar di dunia dengan hampir 450 juta handset dikirimkan pada tahun lalu. Namun, jumlah casing ponsel melebihi angka perangkat yang dijual. Konsumen cenderung lebih sering mengganti casing ketimbang membeli ponsel.

Dewan Konsumen Shenzhen di China mengatakan casing ponsel yang berbahaya ini karena mengandung plasticizer dan polycyclic aromatic hydrocarbon yang dapat merusak organ tubuh hingga menyebabkan kanker.



Pengawas tersebut mengatakan casing produk Xiaomi terdapat plasticiser mencapai 17%, sekitar 170 kali tingkat aman regulator Eropa sebesar 0,1%. Sedangkan, casing buatan Apple mengandung polycyclic aromatic hydrocarbon mencapai 50 kali dari standar aman.

Casing Xiaomi dan Apple yang tidak lulus uji oleh Dewan Konsumen Shenzhen adalh produk resmi yang dijulan secara online di China. Sejauh ini, belum diketahui apakah produk tersebut sudah menyebar ke mancanegera, termasuk Indonesia.

(agt/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed