Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Sukses 'Gebuk' Grokster
Sony Mulai Ekspansi ke P2P
Sukses 'Gebuk' Grokster

Sony Mulai Ekspansi ke P2P


- detikInet

Jakarta - Setelah mendapatkan 'hadiah' keputusan pengadilan yang menganggap jaringan P2P ikut bertanggungjawab atas pembajakan, kini industri hiburan mulai masuki arena P2P. Sony mengawalinya dengan kerjasama.Kerjasama itu digelar antara Sony dengan Mashboxx, sebuah jaringan berbagi file yang dikelola oleh mantan pimpinan Grokster. Mashboxx adalah jaringan peer to peer (P2P) legal, sedangkan Groskter baru-baru ini mendapatkan 'pukulan telak' dari pengadilan tinggi di Amerika Serikat (AS). Mahboxx, dipimpin oleh mantan bos Grokster Wayne Rosso, mengharuskan pengguna membayar lagu-lagu yang mempunyai hak cipta. Dari kerjasama itu, lagu-lagu Sony BMG akan dihargai $0.99 perbuahnya, sama dengan harga yang ditawarkan pemimpin pasar iTunes. Namun tidak seperti iTunes, Mashboxx menawarkan langganan lagu untuk waktu yang terbatas secara gratis.Mashboxx didesain untuk dapat bekerja dengan perusahaan teknologi Snocap yang mengidentifikasi lagu dengan sidik jari digital dan menentukan apakah lagu tersebut merupakan hak cipta seseorang. Snocap didirikan oleh penemu Napster, Shawn Fanning. Chief Executive Sony BMG Andy Lack mengungkapkan kepada Reuters yang dikutip oleh detikinet, Kamis (30/6/2005), setelah peraturan tentang Grokster dia berharap layanan P2P yang belum legal akan menggunakan teknologi seperti Snocap."Ini adalah kesempatan untuk mengembangkan teknologi baru yang legal untuk layanan berbagi file," kata Lack. "Banyak dari mereka menghindar sampai adanya keputusan ini," ia menambahkan.Snocap telah mengadakan kesepakatan dengan label musik utama --Vivendi Universal Music, Sony BMG, EMI and Warner Music. Rosso mengatakan bahwa negosiasi ini sedang dalam pengembangan dengan label musik utama dan sejumlah label independen. (wicak/)





Hide Ads
LIVE