Ponsel MP3 Bakal Laris Manis
- detikInet
Jakarta -
Seperti dikutip dari Reuters Senin (27/6/2005), pihak perusahaan jaringan nirkabel dan industri musik memperkirakan ponsel yang dilengkapi dengan alat pemutar musik digital akan menjadi kunci pertumbuhan penjualan ponsel beberapa tahun ke depan. Kebanyakan operator di AS mengekspresikan ketertarikannya mengembangkan layanan musik pada ponsel. Mereka melihat dari maraknya bisnis ringtone. Operator di Eropa juga mengungkapkan ketertarikannya menjual layanan downloadlagu ke ponsel. Bahkan beberapa sudah memulai dengan skala kecil dan pengurusan lisensi hak cipta lagu.Cingular Wireless, operator ponsel di AS milik perusahaan SBC Communications and BellSouth, sedang mempertimbangkan menjual ponsel Motorola yang bisa memainkan musik dengan layanan iTunes keluaran Apple Computer.Beberapa analis menganjurkan Cingular menjadi partner untuk distribusi penjualan ponsel iTunes. Hal itu berdasarkan logika kesuksesan penjualan ponsel RAZR Motorola yang meningkatkan keuntungan kedua belah pihak Cingular dan Motorola. Waktu itu, Cingular merupakan operator pertama yang menjual ponsel tersebut.Nancy Beaton, kepala divisi musik dan personalisasi Sprint, operator ponsel terbesar ketiga di AS mengatakan, layanan download lagu merupakan peluang bisnis besar. Tapi sayangnya, perusahaannya tidak bekerja sama dengan Motorola.Sedangkan Verizon Wireless, operator selular milik perusahaan Verizon dan Vodafone mengatakan, pihaknya juga akan meluncurkan layanan musik yang bertujuan untuk bersaing dengan iTunes milik Apple. Jennifer Weyrauch, juru bicara Motorola mengatakan, perusahaannya sudah menjadwalkan pemasaran ponsel iTunes pada kuartal ketiga.Ponsel iTunes Kanibal iPod?Apple dan Motorola pernah mengatakan akan membawa layanan iTunes pada ponsel. Tapi kenyataannya, Motorola menunda layanan itu. Hal itu membuat para analis berspekulasi ketidaktertarikan operator akan penyediaan layanan tersebut.Motorola pada Maret lalu juga pernah mengatakan alasan menunda peluncuran ponsel iTunes tahun ini lebih dikarenakan karena perbedaan pendekatan antara Apple dan Motorola dalam peluncuran produk, bukan karena ketidaktertarikan pihak operator.Tapi dari pihak operator sendiri malah mempertanyakan dari sisi mana dari ponsel itu yang akan meningkatkan pendapatan. Keraguan itu dipicu atas kemampuan konsumen mendownload lagu ke ponsel mereka lewat komputer. Hal itu membuat operator ragu layanan download lagu melalui operator kurang diminati. Dengan mulai munculnya minat operator pada ponsel iTunes, produk iPod dari Apple Computer dikhawatirkan akan mengalami penurunan penjualan. Apalagi menurut Surat Kabar Barron's, ponsel iTunes mempunyai kemampuan yang setara dengan iPod yang bisa men-download lagu dari komputer pribadi atau pun dari layanan jaringan operator.Meski begitu, indikasi penurunan penjualan iPod tidak ditakutkan oleh pihak distributor lokal. Toto Tanamas pernah mengatakan kepada detikinet bahwa dirinya tidak mengkawatirkan penurunan penjualan iPod. Saat ini, Apple masih menempati peringkat pertama dalam penjualan perangkat musik digital. Sampai maret lalu, Apple menjual 5,31 juta iPod secara global. Angka tersebut merupakan sepertiga dari angka pendapatan total seluruh produk Apple. Pengguna iPod yang paling anyar ialah Ratu Elisabeth II dari Inggris.
(rouzni/)