Pakai Taktik Gratisan
Microsoft Incar Pasar BlackBerry
- detikInet
Jakarta -
Layanan e-mail BlackBerry dari Research In Motion Ltd (RIM) mendapat saingan baru. Microsoft telah membuat software gratis untuk layanan serupa. E-mail nirkabel akan meledak? Microsoft berencana akan memberikan upgrade software gratis untuk fitur kemudahan mengakses e-mail seperti BlackBerry. Fitur bernama 'direct push technology' itu akan menyampaikan e-mail ke ponsel pelanggan segera setelah pesan tersebut tiba di server perusahaan. Sampai saat ini, pengguna harus melakukan hubungan dial-up ke server korporat untuk mengakses e-mail mereka. Apa yang dilakukan oleh fitur tersebut sama persis dengan fungsi BlackBerry. Hadir di Indonesia lewat operator Indosat, BlackBerry adalah perangkat ponsel yang terintegrasi dengan layanan e-mail. Microsoft diperkirakan bertujuan menelikung rival baru yang sedang naik daun itu dengan menggratiskan upgrade untuk server perusahaan. Padahal biasanya perusahaan yang menginginkan layanan BlackBerry harus membayar untuk mendapatkan server yang terpisah. Meledak?Upgrade tersebut diperkirakan berdampak pada 130 juta orang yang menggunakan server Microsoft. Analis memprediksi langkah ini berpotensi meledakkan pasar e-mail nirkabel.Keuntungan apa yang diincar Microsoft? Raksasa pembuat software itu agaknya berharap layanan tersebut akan mendorong produsen ponsel untuk mengadopsi software Microsoft. Saat ini hanya sebagian kecil ponsel di dunia yang menggunakan software Microsoft. Namun Microsoft tidak memaksa penggunaan software mereka. Pasalnya, semua produsen ponsel utama dunia telah memiliki lisensi penggunaan teknologi e-mail tersebut. "Kami mendengar dari pelanggan kami, mereka ingin kemudahan dalam memberikan akses pesan mobile untuk pegawainya," kata Suzan DelBene, Marketing Mobile Device Microsoft seperti dilansir dari situs The Guardian Selasa (7/6/2005). "Faktor yang mempersulit sampai saat ini ialah mahalnya software pendukung. Kami menawarkan upgrade, gratis," tambahnya. Research In Motion Ltd (RIM), perusahaan jasa solusi aplikasi internet dan intranet yang memimpin pasar e-mail nirkabel, juga telah memperkenalkan akses BlackBerry berbasis web. Ini berarti BlackBerry tidak lagi membutuhkan koneksi ke server korporat. Layanan tersebut diperkirakan akan menjadi lahan bisnis untuk mengeruk keuntungan dari pengguna individual pecandu e-mail.Pelanggan RIM saat ini mencapai lebih dari tiga juta di seluruh dunia dan pada kwartal ini diharapkan bertambah sekitar 500 ribu pelanggan. BlackBerry baru-baru ini di luncurkan di India, Brazil, Polandia dan Afrika Selatan. Bank Investasi Lehman Brothers meramalkan BlackBerry akan memiliki 5,3 juta pelanggan pada akhir tahun 2005 dan 9,2 juta pada akir 2006.
(donnybu/)