Kamis, 14 Des 2017 09:51 WIB

Catatan dari Hawaii

Qualcomm: eXtended Reality akan Mengubah Dunia

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: GettyImages Foto: GettyImages
Hawaii - Qualcomm memperkenalkan platform baru bernama eXtended Reality (XR). Diyakini mereka ini akan mengubah dunia di masa mendatang.

Senior Vice President, Product Management Qualcomm Keith Kressin mengatakan ada tiga hal yang akan menjadi fokus mereka ke depan, yakni 5G, XR, dan Artificial Intelligence (AI). XR sendiri adalah istilah Qualcomm yang nantinya akan memayungi teknologi virtual reality (VR), Augmented Reality (AR), mixed reality (MR) dan apapun di antaranya.

Diyakini XR akan mentransformasi pengalaman harian pengguna. Tak hanya itu, XR bakal memberikan dampak ke banyak industri, mulai dari manufaktur, kesehatan, edukasi hingga retail.

"Seperti halnya kecerdasan buatan, XR akan pula mengubah dunia," klaim Kressin di ajang Qualcomm Snapdragon Tech Summit 2017 di Maui, Hawaii, AS.

Kressin menambahkan, mobile XR akan berpotensi sebagai platform komputasi yang paling banyak digunakan. Sama halnya dengan smartphone dalam kurun sepuluh tahun terakhir, mobile XR akan menjadi gebrakan di pasar komputasi dalam satu dekade ke depan.

"Smartphone masih menjadi raja saat ini. Tapi ke depan akan ada XR. Pengadopsiannya akan meningkat seiring penggunaan smartphone," terang Kressin.

Saat ini sudah ada 20 perangkat XR yang telah dirilis. Sebanyak 20 perangkat sedang dikembangkan.

Mengenal XR yang akan Mengubah Dunia Foto: dok. Qualcomm


Snapdragon 845

Keseriusan Qualcomm mengembangkan XR dibuktikan dengan merilis Snapdragon 845. Chip ini memberikan dukungan lebih besar bagi ekosistem XR. Karena tak hanya GPU, peningkatan juga terjadi di CPU sehingga semua fitur yang dibutuhkan oleh XR terpenuhi.

Snapdragon 845 mengusung Kryo 385 yang punya 8 inti. Empat inti ARM Cortex A75 dan empat inti sisanya memakai Cortex A55.

Qualcomm mengklaim CPU ini sangat cepat dan efisien. Sebab, mereka telah melakukan pengembangan agar meningkatkan performa dan latensi.

"Kinerjanya meningkat 30% dibandingkan dari pendahulunya," kata Tim Leland, Vice President, Product Management Qualcomm di acara yang sama.

Sementara di sektor grafis, Snapdragon mengusung Adreno 630. GPU ini disebut-sebut mampu memberikan peningkatan hingga 30% saat rendering video maupun grafis. Kendati begitu, performa ini tetap menyuguhkan efesiensi hingga 30% dibandingkan Snapdragon 835.

Snapdragon 845 turut menghadirkan ruang bebas bergerak berskala 6 derajat. Ini akan meningkatkan akurasi guna memastikan pelacakan yang konsisten bahkan ketika pengguna bergerak dengan cepat. Selain itu, Snapdragon 845 dapat mendeteksi dinding sehingga mencegah benturan.

Tidak ketinggalan, chip terbaru Qualcomm ini turut mendukung display hingga 2K x 2K di masing-masing mata dengan refresh rate 120 fps, sehingga membantu mengurangi motion sickness.

Qualcomm percaya kemampuan Snapdragon 845 dapat memberi tenaga pada perangkat VR/AR yang standalone atau berdiri sendiri. Perangkat ini dijadwalkan akan hadir di pasaran pada 2018.

"Dengan pengalaman yang imersif, XR dengan Snapdragon 845 akan memberikan imbas yang besar," pungkas Leland. (rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed