Jumat, 08 Des 2017 10:15 WIB

Mau Jualan Saham, Xiaomi Incar Rp 678 Triliun

Agus Tri Haryanto - detikInet
Ponsel Xiaomi. Foto: detikINET/Adi Fida Rahman Ponsel Xiaomi. Foto: detikINET/Adi Fida Rahman
Jakarta - Xiaomi yang merupakan startup yang bergerak di bidang smartphone dikabarkan tengah bersiap melantai di bursa saham atau Initial Public Offering (IPO). Mereka dilaporkan mencanangkan target valuasi paling sedikit di angka USD 50 miliar atau sekitar Rp 678 triliun.

Menurut laporan yang dihimpun dari CNBC, Jumat (8/12/2017) Xiaomi menargetkan dapat go public pada awal tahun 2018. Berdasarkan salah satu narasumber yang enggan disebut namanya, perusahaan yang berbasis di Beijing ini berencana untuk IPO di bursa efek Hong Kong.

Keputusan IPO ini agar Xiaomi dapat semakin bersaing dengan para kompetitornya yang saat ini sangat agresif, yaitu Oppo, Vivo dan Huawei.

Dikabarkan berdasarkan sumber yang sama juga, Xiaomi tengah mempertimbangkan penawaran dari berbagai investor sebelum menuju IPO.

Vendor yang dipimpin oleh Lei Jun itu pernahmencapai valuasi sebesar USD 46 miliar atau Rp 623 triliun pada 2014. Saat itu, angka valuasi tersebut untuk sebuah startup merupakan yang paling besar di dunia. Walaupun kemudian ditengarai mengalami penurunan.

Xiaomi memperluas bisnisnya yang tidak hanya sebatas smartphone. Xiaomi mengumumkan sebuah kecerdasan buatan dengan bermitra bersama Baidu.

Saat ini Xiaomi gencar memperkuat posisinya di pasar berkembang, misalnya India, Rusia dan Indonesia. Berdasarkan laporan IDC kuartal ketiga 2017, Xiaomi masuk ke dalam jajaran lima besar vendor terlaris dan menguasai market share 5,2% di pasar Indonesia. (agt/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed