Rabu, 06 Des 2017 11:26 WIB

Fitur Smartphone yang Diprediksi Advan Jadi Tren 2018

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
Advan G1 Pro. Foto: yud/detikINET Advan G1 Pro. Foto: yud/detikINET
Jakarta - Tak lama lagi, 2018 segera menjelang. Tahun baru biasanya juga akan diserbu deretan smartphone baru. Lantas, apa fitur jagoan yang akan jadi tren tahun depan?

"Menurut kami, fitur yang akan menjadi tren di 2018 adalah kamera dan security," kata GM Sales Advan Indonesia Ellen Angerani Gunawan kepada detikINET, Rabu (6/12/2017).

Ellen tentu tak asal bicara. Ia memaparkan data berdasarkan pengalamannya memasarkan G1 Pro yang tercatat cukup laku keras hingga ikut mendorong Advan bertengger di posisi tiga besar pasar Indonesia menurut catatan IDC.

"Advan G1 Pro direspons sangat baik oleh pasar, terutama adanya perbedaan fitur dan desain. Dari segi fitur, G1 Pro punya Advan Secure yang memiliki privacy system, xlocker face unlock, dan xlocker intruder selfie," lanjut Ellen.

Dijelaskan olehnya, pada smartphone G1 Pro ada ruang privasi semacam bilik rahasia untuk menyembunyikan data/foto/video/file/kontak/log panggilan. Bilik rahasia ini dapat diakses melalui dialer plate dengan kode yang hanya diketahui oleh pemiliknya.

Sedangkan Xlocker memungkinkan pengguna untuk mengunci smartphone dan aplikasi aplikasi di dalamnya, dan hanya bisa dibuka dengan menggunakan scan wajah/face unlock.

"XLocker ini juga dilengkapi dengan selfie intruder yang secara tersembunyi mengambil foto wajah orang yang hendak membuka G1 Pro Anda tanpa izin," lanjut Ellen menjelaskan soal ponsel yang dibanderol Rp 1,8 juta tersebut.

Terkait harga, smartphone dengan rentang banderol yang ditawarkan Advan, berdasarkan riset IDC, memang cenderung diminati pasar. Sebagian besar (47%) konsumen smartphone di Indonesia masih cenderung memilih smartphone di kisaran harga Rp 1,4 juta hingga kurang dari 2,7 juta (USD 100-200).

Rentang harga ini masih akan menjadi primadona sebagian besar konsumen Indonesia. Sementara, smartphone kelas menengah dengan kisaran harga Rp 2,7 juta hingga kurang dari Rp 5,4 juta (USD 200-400) memiliki pangsa sebesar 32%.

"Dengan meningkatnya jumlah masyarakat yang termasuk kelas menengah, menurut kami konsumen tidak akan mencari smartphone hanya berdasarkan dari segi harga saja, namun harus diimbangi dengan user experience, fitur, dan kualitas. Dan ke arah inilah Advan akan berkembang," pungkas Ellen. (rou/fyk)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed