Digital marketing & PR Executive Brother Indonesia Andre Arlis Chouwanto mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah upaya agar pengguna tidak beralih ke tinta palsu.
Pertama, membuat isi ulang tinta lebih ramah kantong. Dengan demikian, konsumen diharapkan akan enggan beralih ke tinta palsu yang harganya sebanding.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agar makin mempertegas, pihak Brother pun membuat aturan soal penggunaan tinta palsu. Jika pengguna tetap memaksa menggunakan tinta palsu, Brother memberlakukan sanksi bagi si pengguna.
"Jika pengguna ketahuan menggunakan tinta palsu, maka garansi produk gugur atau tidak berlaku lagi," tegas Andre. (rns/rns)