Ponsel yang dimaksud dinamai Mi 5c. Mengacu pada sebutannya, bisa dipastikan kalau ponsel ini merupakan varian baru flagship Xiaomi, meski bisa dibilang sebagai varian terendah.
Mi 5c menjadi ponsel pertama yang dibekali Surge S1, prosesor pertama bikinan Xiaomi. Prosesor ini mengusung teknologi octa core dengan kecepatan yang mencapai 2,2 Ghz. Surge S1 juga dipadukan dengan chip grafis quad core.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beralih ke kamera, Xiaomi membenamkan kemampuan 12 MP bagi pengguna yang hobi jeprat-jepret. Kemampuan ini sejatinya lebih rendah dari Mi 5 dan Mi 5s yang dibekali kamera 16 MP, namun secara kualitasnya belum tentu lebih rendah. Apalagi Xiaomi mengklaim kalau penggunaan prosesor Surge S1 mampu menyodorkan improvisasi pada hasil jepretan.
Selain itu kelebihan lainnya penggunaan Surge S1 juga diklaim terletak pada improvisasi performa dan konsumsi daya yang lebih efisien.
Penasaran harganya? Meski tergolong ponsel flagship, Xiaomi hanya membanderol Mi 5c di harga USD 220 atau sekitar Rp 2,9 juta (USD 1 = Rp 13.300), demikian seperti detikINET kutip dari Tech Crunch, Rabu (1/3/2017).
(yud/yud)