Bukan tanpa sebab, upaya penarikan Galaxy Note 7 dilakukan agar konsumennya bisa terhindar dari petaka yang ditimbulkan. Perlahan, tapi pasti jumlah pengembalian Galaxy Note 7 dinilai bertambah.
Di Amerika Serikat misalnya. Dalam laporan terbaru Samsung terungkap hampir 85% Galaxy Note 7 telah dikembalikan. Dengan total 85% ponsel yang telah dikembalikan itu tadi, berarti masih ada sekitar 285.000 Galaxy Note 7 yang belum dikembalikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam update software terbaru, ketika layar Galaxy Note 7 dalam keadaan menyala Samsung akan memunculkan pesan pop up yang isinya mengingatkan agar mengembalikan perangkat. Tak hanya itu, Samsung juga membatasi pengisian baterai hingga 60% saja.
Pun update juga dimaksudkan agar menghindari terjadinya panas berlebih hingga menimbulkan percikan api, persentase baterai yang hanya berkisar 60% tentu akan membuat jengah penggunanya. Di mana baterai akan cepat habis dari biasanya.
"Kami saat ini fokus untuk mengumpulkan Galaxy Note 7 yang beredar di pasar," ujar Samsung dalam keterangannya, dikutip detikINET dari The Verge, Senin (7/11/2016). Tak hanya terjadi di Amerika Serikat, update ini juga bergulir di Korea Selatan, Eropa, dan Australia. (mag/rou)