Tepat pertengahan tahun 2016, kepolisian Indonesia menggeledah dua unit mobil boks di kawasan Jakarta Barat. Beradasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan sedikitnya 10.000 ponsel BM yang siap diedar ke berbagai pelosok di Indonesia.
Dari puluhan ribu ponsel BM yang digerebek, beberapa di antaranya ponsel besutan Xiaomi. Menanggapi hal itu, Vice President Xiaomi Hugo Barra ketika ditemui detikINET di Peking University, Beijing, China hanya tersenyum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Barra hanya bisa mengatakan bahwa ketimbang membeli barang BM, sebaiknya Mi Fans di Indonesia harap bersabar. Karena Xiaomi berjanji akan kembali beraksi di pasar smartphone Indonesia.
"Sabar saja. Tunggu beberapa saat lagi karena kami akan kembali memberikan opsi untuk mendapat lebih banyak ponsel Xiaomi di dealer resmi," tutur Barra.
Tak lupa pria yang pernah bekerja sebagai eksekutif di Google ini menyampaikan rasa terimakasih kepada Mi Fans di Indonesia yang selama ini masih loyal dan setia menggunakan produk Xiaomi.
"Kami selalu berterimakasih akan kecintaan mereka terhadap Xiaomi. Mereka selalu menggelar event yang bahkan bukan diorganisasi oleh kami. Aku berharap bisa bergabung dengan mereka tahun depan," ujarnya.
Dari hasil wawancara detikINET dengan Barra, ia mengatakan bahwa Xiaomi punya rencana untuk kembali memanaskan persaingan pasar ponsel di Indonesia. Peraturan TKDN pun siap dipatuhi. Hanya saja ia enggan mengatakan kapan dan bagaimana Xiaomi akan memenuhinya, mengingat ada tiga skema TKDN yang ditawarkan. (mag/rou)