Samsung membenamkan dua varian prosesor pada Galaxy Note 7, yakni Snapdragon 820 SoC dan Exynos 8890. Sementara RAM memiliki kapasitas 4 GB.
Untuk menguji kemampuannya, Galaxy Note 7 dites oleh Phone Arena dengan dua aplikasi Antutu dan GFXBench. Antutu untuk mengukur kinerja berdasarkan jeroan yang digunakan. Sementara GFXBench terfokus pada kemampuan grafis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada uji Antutu, Galaxy Note 7 mampu menorehkan nilai 145143. Skor ini di atas Galaxy S7 yang mendapat 136695, Motorola Moto Z Droid Edition 130195. Phablet ini juga melampaui perolehan iPhone 6S Plus yang mendapat 58664.
![]() |
Beralih ke GFXBench T-Rex HD on-screen. Angka yang ditorehkan Galaxy Note 7 sama seperti Galaxy S7 dengan nilai 53. Sedikit dibawah Motorola Moto Z Droid Edition yang mendapat nilai 58 dan iPhone 6S Plus dengan skor 59.
Sementara pada pengujian GFXBench Manhattan, nilai yang didapat Galaxy Note 7 mendapat 29. Skor yang sama dengan Galaxy S7.
Sedikit lebih tinggi diraih Motorola Moto Z Droid edition yang mendapat nilai 30. Sedangkan iPhone 6S Plus mendapat nilai tertinggi dengan skor 38,4.
Meski sedikit tergambar bagaimana kinerja Galaxy Note 7, detikINET masih penasaran dengan kemampuan varian Exynos 8890. Hasil benchmark versi ini baru bisa terlihat saat Galaxy Note 7 dilepas secara global. Namun patut diingat bahwa hasil benchmark tidak bisa dijadikan patokan kemampuan sebuah ponsel secara keseluruhan.
Rencana Samsung akan mulai memasarkan Galaxy Note 7 pada 19 Agustus mendatang. Samsung segera membuka pre order atau pemesanan awal. Di Indonesia, phablet ini bakal dilepas seharga Rp 10,7 juta. (afr/fyk)
