Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Agar Tak Bikin Bingung, Penamaan Ponsel Lenovo Diubah

Agar Tak Bikin Bingung, Penamaan Ponsel Lenovo Diubah


Yudhianto - detikInet

Foto: detikINET/Yudhianto
Jakarta - Lenovo tak menampik kalau seri ponselnya yang bejibun bikin konsumen bingung. Tak ingin lagi begitu, vendor asal China ini lantas membuat penamaan ponselnya jadi lebih sederhana.

Yang paling baru bisa terlihat dari Vibe C, ponsel 4G murah yang baru saja diperkenalkannya. Sejatinya ponsel ini adalah generasi lanjutan dari A2010 yang telah dirilisnya sejak tahun 2015 lalu. Tapi agar mudah diingat, Lenovo menyematkan nama baru yang mudah diingat.

Disampaikan Anvid Erdian, Mobile Business Group 4P Manager Lenovo Indonesia, sebagian besar ponsel Lenovo ke depannya akan menggunakan penamaan huruf di belakang nama Vibe. Seperti Vibe C yang merupakan seri ponsel Lenovo untuk segmen menengah bawah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya Lenovo juga telah melakukan hal yang sama, ketika merilis Vibe K4 dan Vibe K5 beberapa waktu setelahnya. Sedangkan jauh sebelum itu juga pernah ada Vibe P1 yang menonjolkan ketahanan baterai.

Tujuan penamaan ini sederhana, yakni agar konsumen tak lagi bingung dengan jajaran ponsel Lenovo yang sebelumnya didominasi dengan deretan angka.

Malah kata Anvid, kebingungan tak sebatas di tingkat konsumen, tak sedikit pihak penjual yang juga mengaku bingung untuk menghafal seri ponsel Lenovo dengan deret angka.

"Kami lakukan simplified, karena konsumen kadang bingung dengan penamaan nomor. Termasuk juga penjual, tak sedikit juga yang bingung," jelas Anvid, di kantornya, Jakarta, Senin (20/6/2016).

Apa yang dilakukan Lenovo ini mirip dengan Samsung. Sejak tahun 2016, produsen Korea Selatan ini juga mengusung penamaan yang lebih sederhana untuk ponselnya. Kini seri ponsel terbaru Samsung hanya dibekali embel-embel angka untuk mewakili tahun rilisnya. Contoh, Galaxy J5-6 yang berarti seri tersebut dirilis tahun 2016.

"Keputusan ini berdasarkan masukan dari konsumen yang selama ini kerap dibingungkan oleh model yang terlalu banyak," kata Vebbyna Kaunang, IT & Mobile Marketing Director, Samsung Indonesia, beberapa waktu silam. (yud/ash)
TAGS







Hide Ads