Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Samsung Pay Mau Masuk Indonesia?

Samsung Pay Mau Masuk Indonesia?


Yudhianto - detikInet

Foto: detikinet/Yudhianto
Jakarta - Selain punya desain elegan dan spesifikasi lebih baik, seri Galaxy A 2016 yang masuk kategori menengah juga hadir dengan pemindai sidik jari. Informasi yang beredar menyebut ini menjadi salah satu strategi Samsung untuk memperluas jangkauan Samsung Pay di kelas menengah. Apa benar?

Vebbyna Kaunang yang menjabat IT & Mobile Marketing Director, Samsung Indonesia, tidak memungkiri hal tersebut. Ia mengatakan Samsung memang punya rencana untuk memperluas penggunaan Samsung Pay tidak hanya untuk kelas atas.

Bahkan secara tidak langsung, Vebbyna juga memberikan sinyal kalau Indonesia menjadi salah satu negara yang bakal disambangi Samsung Pay. Namun tentu saja nantinya Samsung Pay akan mengikuti aturan yang berlaku di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Samsung Pay akan berusaha hadir di sebanyak-banyaknya negara, dan secepat-cepatnya. Tapi tentu kembali ke regulasi. Proggresnya (untuk Indonesia) sejauh ini positif. Sebagian ponsel Samsung yang ada di Indonesia juga sudah ready," kata Vebbyna, di Bluegrass, Jakarta.

Bila akhirnya benar-benar hadir di Indonesia, Samsung Pay akan berperan sebagai platform transaksi jual-beli. Untuk urusan keuangannya, Vebbyna mengatakan Samsung akan menggandeng lembaga finansial yang ada di Indonesia, seperti Bank.

"(Penerapan Samsung Pay) sudah pasti akan menggandeng lembaga finansial," pungkasnya. (yud/fyk)
TAGS







Hide Ads