Hal ini kabarnya ingin dilakukan oleh Google agar antara satu perangkat Android dengan perangkat Android lainnya lebih konsisten, terutama dalam hal performa, dikutip detikINET dari The Verge, Senin (9/11/2015).
Pembicaraan soal chip buatan Google ini baru terjadi pada musim gugur 2016 ini, yang kabarnya berawal dari keinginan Google untuk membuat perangkat sebuah perangkat kelas enterprise yang terkoneksi -- kemungkinan adalah laptop/tablet Pixel C yang dipamerkan pada bulan September lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja Google kemungkinan akan sulit menemukan partner untuk memproduksi chip yang mereka desain tersebut. Meski perusahaan yang berbasis di Mountain View, Amerika Serikat itu bisa saja menggandeng produsen chip kelas bawah, yang sebelumnya tak akan bisa memproduksi prosesor untuk ponsel kelas atas.
(asj/ash)