Hal tersebut disampaikan Daniel (Dae-Ho) Shin, Vice President Head of MEA/Asia Sales & Marketing Function Division, LG Electronics Home Appliance & Air Solution Company, saat menerima kunjungan jurnalis dari Indonesia di kantor pusat LG, Seoul, Korea Selatan, 12-16 Oktober 2015.
βDi antara perusahaan peralatan rumah tangga yang lain, kami memiliki keuntungan terbesar dalam beberapa tahun belakangan ini. Total keuntungan LG tahun terakhir dari seluruh produk yang dibuat dan dijual ke seluruh dunia mencapai USD 137,7 juta. β jelas Shin.
Diungkap Shin, pihaknya telah menyematkan berbagai fitur baru ke perangkat home applience-nya. Beberapa diantaranya adalah mesin cuci yang terkoneksi dengan ponsel serta kulkas yang tersambung dengan aplikasi Line dan Kakao Talk.
Dalam waktu dekat, kata Shin, LG bakal mengelontorkan produk terbaru yaitu mesin cuci dua pintu. Dijelaskannya pintu atas untuk pakaian berat, seperti kemeja, celana, jaket dan lain-lain. Sementara pintu bawah untuk pakaian ringan seperti celana dalam.
LG turut menyemtakan sistem penyemprotan air menggunakan teknologi baru layaknya semprotan shower mandi sehingga lebih irit air. Untuk listrik, LG mengaku bisa menghemat 45 persen energi listrik dibanding produk sebelumnya.
Mesin cuci berkapasitas 21 kg ini juga dilengkapi fitur canggih yang membuat konsumen bisa mencuci tapi tetap bisa melaksanakn aktivitas lainnya.
βKami memiliki perbedaan layanan (dibanding kompetitor) seperti merespon cepat keluhan konsumen dalam penggunaan produk kami. Masalah dapat langsung terdeteksi karena alat rumah tangga LG sudah terkomputerisasi,β ujar Shin.
Lebih lanjur Shin mengungkapkan pihaknya juga akan merilis LG Styler. Perangkat ini dapat melicinkan baju hanya dengan menggantungkan pakaiannya ke dalam perangkat ini.
"Jadi pengguna tidak perlu menyetrikanya," kata Shin.
Sayangnya, ia tidak menginformasikan kapan LG Styler bakal tersedia di Indonesia. Namun ia memastikan perangkat mesin cuci dua pintu terbarunya akan mendarat di tanah air pada akhir tahun ini.
(fyk/fyk)