Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Nokia & BlackBerry Mengarah ke Android

Nokia & BlackBerry Mengarah ke Android


Fino Yurio Kristo - detikInet

Ilustrasi (gettyimages)
Jakarta -

Nokia dan BlackBerry pernah merajai industri ponsel. Kini Nokia fokus ke bisnis lain setelah divisi ponselnya dijual ke Microsoft. Dan BlackBerry masih keteteran melawan deretan ponsel Android dan iPhone. Tapi kabar yang beredar belakangan membangkitkan harapan kalau Nokia dan BlackBerry mungkin saja bangkit kembali.

Deretan ponsel Android yang muncul sejak tahun 2008 turut membuat Nokia dan BlackBerry terpuruk. Kini keduanya kemungkinan akan menempuh strategi yang sama untuk bangkit, yakni menggandeng sistem operasi Android yang dulu mereka 'benci' itu.

Nokia telah menyebut akan kembali ke bisnis ponsel pada tahun 2016. Mantan pemilik gelar ponsel sejuta umat itu kini tengah sibuk mencari partner untuk dapat menunjang comeback-nya. Spekulasi berkembang soal sistem yang nantinya akan dipakai Nokia. Apakah Android?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka tidak akan lagi kembali ke Windows Phone. Software itu pada saat ini bukan perjudian yang aman bagi manufaktur. Nokia tidak akan bekerja sama lagi dengan Microsoft untuk waktu yang sangat lama," begitu prediksi Chris Burns dari Slashgear.

Ya, sangat mungkin Nokia kali ini tak lagi memakai Windows Phone. Mereka sudah pernah memakai strategi itu di masa kepemimpinan CEO Stephen Elop. Hasilnya tak seperti harapan, mereka bahkan terpaksa melepas divisi ponselnya ke Microsoft dengan harga terbilang murah, USD 7,2 miliar.

Dugaan mengarah kalau Nokia akan menggunakan OS Android. Tanda-tandanya sudah tampak sekarang ini. Pertama, Nokia sebenarnya telah merilis sebuah tablet Android bernama N1, bekerja sama dengan Foxconn. Kemudian kedua, Nokia juga telah merilis launcher Android bernama Z Launcher. Dari dua tanda tersebut, terlihat kalau Nokia makin akrab dengan Android.

Di pihak BlackBerry, kehadiran perangkat BlackBerry berbasis Android semakin kencang. Selain karena sejumlah foto yang beredar, diam-diam perusahaan yang bermarkas di Kanada ini telah mendaftarkan domain bernama Android Secured yakni androidsecured.com dan androidsecured.net. Kedua domain ini didaftarkan pada 7 Juli lalu.

Melihat nama domain itu, membawa ingatan pada pernyataan CEO BlackBerry John Chen sebulan lalu. Kala itu dia mengatakan pihaknya bakal membuat perangkat berbasis Android asalkan menemukan cara untuk dapat membuatnya aman.

Sejauh ini ada dua perangkat anyar BlackBerry yang dikabarkan akan berbasis Android, yakni BlackBerry Prague dan Venice. BlackBerry Prague dirumorkan bakal meluncur Agustus tahun 2016 ini, sementara Venice pada bulan November.

Jadi apakah Nokia dan BlackBerry mampu bangkit lagi dengan merangkul Android? Kita tunggu saja tanggal mainnya nanti.

(fyk/ash)





Hide Ads