Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Diakuisisi Kakao Talk, Apa yang Berubah dari Path?

Diakuisisi Kakao Talk, Apa yang Berubah dari Path?


Fino Yurio Kristo - detikInet

Dave Morin (gettyimages)
Jakarta - Path dan Path Talk resmi diakuisisi oleh Daum Kakao, perusahaan asal Korea Selatan yang merupakan induk dari layanan messaging Kakao Talk. Bagaimana kira-kira nasib Path setelah proses akuisisi selesai?

"Apakah arti semua ini bagi Anda? Hampir semua hal yang Anda sukai soal Path dan Path Talk akan tetap sama. Pengalaman ekstensif Daum Kakao dalam inovasi mobile dan jaringan jutaan pengguna akan memastikan layanan yang tetap handal dan berkelanjutan," tulis CEO dan pendiri Path, Dave Morin di blog resmi Path.

"Update produk di masa depan akan terus melanjutkan pengembangan koneksi, sharing dan komunikasi di komunitas Path," tambah Morin.

Morin pun meyakini bahwa Path punya masa depan yang bagus di bawah kendali Daum Kakao. "Saya yakin Daum Kakao akan menjaga komunitas Path dengan baik," katanya.

"Terima kasih untuk support dan umpan balik yang telah Anda berikan. Saya merasa sangat beruntung punya kesempatan untuk melayani Anda," tambah Morin.

Path diluncurkan pertama kali pada bulan November 2010. "Ide Path datang dari aku dan pendiri Path yang lain. Kami ingin bisa tetap terkoneksi dengan keluarga meski jarak kami berjauhan," Morin mengisahkan dalam wawancara dengan detikINET beberapa waktu lampau.

Ia menyatakan Path sejak awal ditujukan sebagai jejaring sosial yang fokus menghubungkan keluarga dan orang dekat saja. "Jejaring sosial ini fokus utamanya adalah pada keluarga. Tidak ada jejaring sosial lain yang prioritas utamanya adalah keluarga. Fokusnya adalah terhubung pada orang yang dekat dengan Anda, di manapun mereka berada," tutur dia. (Fino Yurio Kristo/Ardhi Suryadhi)





Hide Ads