Dengan implementasi big.LITTLE, 10 core dari Helio X20 akan dikelompokkan ke dalam 3 grup, dengan formasi 4-4-2. Yaitu 2 core 2,5 GHz ARM A72 untuk aktivitas yang paling berat, serta dua grup masing-masing quad core untuk kegiatan yang lebih ringan.
Helio X20 juga mendukung penggunaan micro controller untuk mengatur input suara, dua kamera utama, layar beresolusi 2K. Ia juga bisa memutar musik tanpa perlu menyalakan dua core utamanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bhushan memang tak menampik fakta bahwa mereka saat ini cuma bisa 'bermain' di ponsel kelas bawah. Dan masih berusaha untuk bisa bersaing dengan Qualcomm di ponsel flagship, demikian dilansir Ubergizmo, Rabu (13/5/2015).
Bhushan juga mengakui bahwa saat in Qualcomm masih menguasai teknologi yang dipakai di modem LTE. Namun menurutnya, kesenjangan teknologi itu akan semakin mengecil seiring dengan berjalannya waktu.
Sebelumnya Qualcomm juga diisukan akan membuat prosesor dengan 10 core, yang kabarnya akan diberi nama Snapdragon 818. Prosesor ini bakal dibekali chip grafis Adreno 532. Selain itu Snapdragon 818 juga sudah mendukung penggunaan RAM jenis LPDDR4, dan mampu menangani kecepatan seluler 4G LTE Cat-10.
(asj/fyk)